Masuki Proses Penyelidikan

Surabaya,Suara Merdeka-Jakarta- Com- Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan cabang parpol sebuah kota di Jawa Timur , memasuki proses penyelidikan.
Bahkan kini DPD partai lokal tersebut kembali akan dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan politik (banpol).
“Kami juga akan melapor sesuai dengan arahan pihak kepolisian. Makanya dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan ke Tipidkor Polda Jatim juga,” ujar Feldo Keppy, pengacara Dino Wijaya kepada wartawan. Pelapornya sendiri masih sama,” imbuh Feldo.
Menurut Feldo, dugaan korupsi yang dimaksud adalah pencairan dana bantuan politik (banpol). Ia menyebut dugaan korupsi itu masih satu rangkaian dengan pemalsuan tanda tangan yang sudah dilaporkan.
“Masih satu rangkaian di kasus pemalsuan tanda tangan. Kan di kasus itu ada titik terang yang ada dugaan korupsi pencairan dana banpol. Jadi kalau berapa yang dikorupsi kami tidak tahu,” jelas Feldo.
Kasus ini mendapat perhatian banyak pihak, termasuk para advokat di Surabaya. “Ada banyak advokat yang segera bergabung untuk menjadi kuasa hukum klien kami, tentu dengan senang hati kami membuka pintu” tutupnya
Dikonfirmasi terkait rencana laporan dugaan korupsi ini, Ketua partai cabang kota tersebut mengaku no comment. “Saya tidak ada komentar apapun ya,” tegas dia.
Sebelumnya, satu DPD sebuah partai di sebuah kota dilaporkan kadernya sendiri ke Polda Jatim karena diduga telah memalsukan tanda tangan kadernya demi mencairkan bantuan dana.
Menurut Feldo, pelaporan itu dilaporkan karena diduga terjadi dugaan pemalsuan tanda tangan daftar kliennya. ***

BACA JUGA :  BMKG Minta Warga Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *