Sakral, Wisuda Perdana UNU Purwokerto Digelar Secara Hybrid

PURWOKERTO,suaramerdekajkt.com-Wisuda 76 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto dari berbagai jurusan yang digelar secara hybrid berlangsung sakral. Kehikmatan itu terasa sudah terasa sebelum acara yang dilaksanakan secara online dan offline atau luring dan daring sekaligus dimulai pukul 08.00, Sabtu (11/9). Sidang terbuka Senat UNU Purwokerto itu dibuka oleh Ketua Senat UNU Purwokerto itu disiarkan langsung melalui platform video konferensi dan kanal YouTube.

Awal acara wisuda yang luar biasa menghadirkan kehikmatan ketika, dua mahasiswa dan mahasiswi UNU Purwokerto membacakan Ayat Suci Al Qur’an dan sari tilawah yakni Surat Al Kahfi. Setelah itu, pelantikan 76 wisudawan yang terdiri dari 42 wisudawan Fakultas Sosial, Ekonomi, dan Humaniora dan 34 wisudawan Fakultas Sains dan Teknologi.

Dalam Sidang Terbuka Senat tersebut juga diumumkan wisudawan program Sarjana terbaik dari masing-masing fakultas. Yaitu Nuryati, dari Fakultas Sosial, Ekonomi, Humaniora dengan IPK 3.99. Dan Mohamad Nasihin Ngibad, dengan IPK  3.97, dari Fakultas Sains dan Teknologi.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof Muhammad Zainuri menegaskan, UNU Purwokerto telah memenuhi standar nasional. Sehingga, kualitas lulusan UNU Purwokerto sama dengan lulusan perguruan tinggi negeri. Ia juga berpesan agar wisudwan menjaga almamater UNU Purwokerto. “Sarjana UNU Purwokerto harus bangga dengan almamaternya, dan berkontribusi positif kepada bangsa dan Negara.”

Dia menegaskan, wisuda perdana kali ini adalah tonggak sejarah peradaban pendidikan di Indonesia. Di mana, telah lulus sebanyak 76 sarjana yang digembleng dari kawah candradimuka yang sangat panas, karena ditempa dengan kurikulum pendidikan nasional sekaligus ilmu Ahlussunah wal Jamaah an-Nahdiyah.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNU Purwokerto, Prof Rohadi Abdulhadi menyampaikan apresiasinya terhadap segenap civitas akademika yang telah bekerja keras selama ini. “Wisuda perdana ini adalah menginjak tahun ke lima UNU Purwokerto berdiri,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mendikbudristek Berharap Semakin Banyak Siswa dapat Ikuti Program Bangkit

Dia mengungkapkan, segenap civitas akademika UNU Purwokerto maassih terus meningkatkan kualitasnya. Di antaranya, sejumlah dosen pengajar tengah menempuh pendidikan S3 di luar negeri.

Sementara itu Bupati Banyumas, Achmad Husein mengungkapkan, sarjana UNU Purwokerto harus bisa beradaptasi dengan perubahan, agar ilmunya bisa bermanfaat bagi masyarakat. (K24)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *