Eventori Berbagi Rejeki via #CintaKitaBersama.

Cinta Wirawan. (SM/BB).

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com — Eventori, platfrom industri hiburan di Indonesia menggagas sebuah langkah mulia di masa pandemi ini. Dengan cara paling sederhana, gerakan ini berniat membangkitkan solidaritas industri hiburan.

Dikatakan Rio Abdurrachman, founder dan CEO Eventori, jiwa entertainer harus punya semangat enterpreneur, untuk terus melahirkan karya. Bahkan di tengah himpitan pandemi.

Di tengah pandemi, katanya, industri hiburan seperti sudah jatuh tertimpa tangga.

“Nah, movement bertagar #CintaKitaBersama kepada pelaku industri hiburan, sebagai inner circle masyarakat Indonesia, adalah sebuah ikhtiar membangkitkan semangat toleransi kepada sesama pelaku dunia hiburan,” kata Rio dalam sesi daring rilis gerakan yang mendapatkan dukungan dari Kemenparekraf RI, Kamis (19/8/2021).

Dalam sebuah bencana, imbuh dia, idealnya harus membuat kita saling bergandengan tangan. “Ini intisari gerakan ini,” katanya lagi.

Eventori menggandeng Ikatan Manajer Artis Indonesia (Imarindo) menggagas gerakan #CintaKitaBersama terbuka untuk seluruh anggota masyarakat. Caranya dengan menonton video musik “Kita Bersama” dari penyanyi berusia 14 tahun dari Bali, Cinta Wirawan.

Eventori dan Imarindo akan mengonversi view di YouTube menjadi sejumlah rupiah yang akan dibagikan ke para pekerja industri hiburan.

“Per view akan kita hargai
50 rupiah. Kalau ada satu juta view, Inventori akan memberikan 50 juta rupiah yang akan dibagikan kepada seniman terdampak pandemi. Kemudian, semua keuntungan dari penggunaan lagu ini juga akan dipergunakan untuk hal yang sama,” terang Rio.

Intinya, kekuatan sosial yang dituju dari gerakan ini, sehingga diharapkan seniman musik mampu melewati badai pandemi.

Sandiaga Salahuddin Uno. (SM/BB).

Masih menurut Rio, ide awal gerakan ini datang dari Cinta. Talent Eventori yang tinggal di Bali. Yang sedih dan resah melihat Pulau Dewata yang sepi akibat pandemi.

BACA JUGA :  Mr. Norimasa Shimomura Resmi Menjabat sebagai Kepala Perwakilan UNDP Indonesia

Cinta melihat sendiri ayahnya, seorang wedding organizer yang sepi job dan harus berjuang dengan segala cara untuk mempertahankan kondisi ekonomi keluarga.

Singkatnya, meski dari luar tampak glamor dan gemerlap, dunia hiburan di Indonesia punya banyak dimensi. Seperti ada pekerja-pekerja industri di balik layar yang sekarang kehilangan pekerjaan.

“Kalaupun ada pekerjaan, pendapatannya sudah tidak seperti dulu. Ada artis, penyanyi, dan profesional industri hiburan yang sakit dan butuh dukungan, dan masih banyak lagi,” imbuh Nanda Persada, Ketua Umum Imarindo.

Tercatat Cinta sebelumnya sudah berkolaborasi dengan Eventori melalui singgel “Sakit Bila Dipendam” karya Denny Chasmala.

Cinta adalah pemenang #DiRumahAjaChallenge2, program pencarian bakat yang diselenggarakan Eventori pada awal masa pandemi tahun 2020.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan negara, melalui Kementeriannya tetap ingin memberikan yang terbaik untuk dunia hiburan.

“Perhatian itu dalam bentuk kolaborasi. Saya melihat ada peluang, berupa kreativitas, inovasi dan kolaborasi. Total PDB kita (dari pariwisata) 6 trilyun rupiah. Kemenparekraf akan mendorong pilar ekonomi dan sisi kemanusiaan, agar ekonomi kita bangkit kembali. Karenanya kami mendukung gerakan ini,” kata Sandiaga Uno. (bb-69).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *