Resmikan Jembatan Merah Putih di Kalimantan Selatan: Bakrie Amanah dan DT Peduli Persembahkan Kado HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia

KALSEL,Suara Merdeka. Com. –Jembatan berfungsi untuk keterhubungan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mendorong pertumbuhan ekonomi, menggerakkan aktivas sosial-keagamaan serta memeratakan hasil-hasil pembangunan. Keberadaan infrastruktur yang menyambungkan akses kebutuhan dan kepentingan masyarakat merupakan salah satu syarat akan tumbuhnya perekonomian dan aspek kehidupan lainnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kelompok Bakrie melalui Bakrie Amanah dan Bakrie Tanggap berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat nasional (LAZNAS) DT Peduli meresmikan jembatan perintis di Desa Baru Waki, Kecamatan Benawa, Kab. Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Jembatan Merah Putih yang terbentang sepanjang 100 meter ini dibangun setelah jembatan gantung terdahulu terputus akibat banjir bandang yang menerjang Desa Baru pada 13 januari 2021 lalu.  Di bangun diatas Sungai Benawa ini, jembatan ini menghubungkan  pemukiman warga di Desa Baru Waki, Kecamatan Batu Benawa dengan perkebunan warga di Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan, Kab.Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sejak terputusnya jembatan perintis ini, masyarakat desa yang beprofesi sebagai petani terhambat berangkat kerja ke kebun karet, palawija dan sawah sehingga harus menggunakan rakit bambu seadanya atau memilih jalan memutar.

Direktur Utama LAZNAS DT Peduli, Muhammad Bascharul Asana yang hadir di lokasi peresmian menyatakan bahwa jembatan ini nantinya akan dikelola penuh oleh warga masyarakat, dan dipergunakan sebaik – baiknya untuk kemashlahatan bersama.

“Kami percaya bahwa warga mampu menjaga dan memelihara jembatan ini dengan baik seperti pada saat ketika warga bahu membahu bergotong royong bersama kami membangun jembatan ini” ujar Muhammad Bascharul Asana yang biasa di sapa Rully.

Rully juga menyampaikan bahwa jembatan perintis ini adalah jembatan ketiga yang dibangun secara kolaborasi dengan Bakrie Gorup melalui Bakrie Amanah.

BACA JUGA :  Pandemi Demokrasi.

Sementara itu, Bakrie Amanah yang diwakili oleh wakil Ketua Yayasan, Teguh Anantawikrama secara sambungan online menuturkan bahwa pembangunan jembatan ini adalah salah satu bentuk komitmen Kelompok Bakrie untuk membantu pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di pelosok negeri.

“Bersama dengan DT Peduli, kami akan membangun jembatan di beberapa titik di Indonesia guna memudahkan warga dalam mengakses sumber ekonomi dan melakukan aktivitas di segala asepk. Semoga sinergi ini akan menginspirasi kita, sehingga akan makin banyak lagi kolaborasi dalam membangun jembatan perintis di pelosok Indonesia,” sambutnya.

Senada dengan Teguh Anantawikrama, Bupati Kab. Hulu Sungai Tengah, Aulia Oktafiandi menyambut baik peresmian Jembatan Perintis Merah Putih yang dibangun secara kolaborasi antara Bakrie Amanah dan DT Peduli . Ia berharap bahwa langkah kerjasama seperti ini dapat diikuti oleh banyak perusahaan dan instansi lainnya untuk turut serta dalam pembangunan rekontruksi daerah yang terdampak bencana.

“Saya sangat memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini, juga apresiasi saya sampaikan secara khusus kepada warga yang sudah turut serta bergotong royong, membantu pembangunan jembatan ini. Mari kita manfaatkan sebaik mungkin dan jangan lupa untuk bersama-sama merawatnya,” ujar Aulia Oktafiandi.

Acara ini ditutup dengan tausyiah dan doa dari KH Abdullah Gymnastiar yang juga merupakan Dewan Pembina Yayasan DT Peduli. Aa Gym menyampaikan, “Sebaik – baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk umat. Manusia yang bermanfaat bukan yang banyak harta atau ilmunya tapi bagaimana harta dan ilmu itu menjadi bermanfaat untuk orang banyak.”(budi nugraha/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *