PJF 2021, Ikhtiar Menjaga Ekosistem Musik Indonesia

Anas Syahrul Alimi. (SM/BB).

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com –– Prambanan Jazz Festival (PJF) kembali digelar dengan konsep virtual, bertajuk Prambanan Jazz Virtual Festival 2021, tersebab Indonesia masih dibekap pandemi Covid-19.

Tahun ini PJF menggelar program spesial bertajuk ‘Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival’. Program kompetisi musik yang digagas IndiHome, channel I-Konser UseeTV dan PJF ini dimaksudkan untuk mencari musisi-musisi terbaik yang berdomisili di Kalimantan untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021.

Untuk kemudian berkolaborasi dengan musisi-musisi nasional, pada tanggal 11-12 September 2021.

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ajang kesempatan bagi musisi yang berdomisili di Kalimantan untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air.

Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor PJF sehingga akan didapat maksimal 100 band yang diikutsertakan dalam seleksi.

Pendaftaran ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival” sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung hingga tanggal 15 Agustus 2021.

Sebagaimana dijelaskan Anas Syahrul Alimi, Founder Rajawali Indonesia & CEO Prambanan Jazz, bakal ada 3 musisi Kalimantan yang akan menjajal panggung megah Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 dan juga tampil pada beberapa program tayangan channel I-Konselr di UseeTV.

“Satu musisi akan saya pilih langsung, sedangkan dua lainnya akan melalui beberapa tahapan seleksi dan kurasi oleh 3 Juri,” kata Anas Syahrul Alimi dalam sesi virtual rilis PJF 2021 secara daring, Kamis (5/8/2021).

Pemilihan tema Borneo bukan tanpa alasan. Tersebab, salah satu sponsor utama PJF kali ini adalah Telkom Regional 6 Kalimantan.

Dijelaskan Rijanto Utomo, EVP Telkom Regional 6, dengan adanya ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’ ini diharapkan akan muncul nama-nama baru dari Pulau Kalimantan yang berkilau di blantika musik Indonesia.

BACA JUGA :  KPCDI Desak Pemerintah Prioritaskan Pasien Gagal Ginjal Dapatkan Vaksinasi Covid-19.

Hal senada diungkapkan Didik Budi Santoso, Direktur Utama PT. Metranet, tidak hanya Kalimantan, nantinya seluruh daerah di Indonesia juga akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa tampil di Prambanan Jazz Festival selanjutnya. Juga tayangan-tayangan di I-Konser Channel.

Anas Syahrul Alimi menegaskan dengan hadirnya kembali Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 diharapkan pihaknya dapat turut berikhtiar menjaga ekosistem musik Indonesia,”Agar terus terjaga periuk nasinya. Karena bekapan pagebluk ini memukul semua sektor, juga pelaku musik, terutama krunya,” pungkasnya. (Bb-69).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *