Dirjen Dikti : Akan Ada Fokus Rekomendasi bagi Dosen yang Lakukan Penelitian

SMJkt/Prajtna Lydiasari

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam menyampaikan akan ada fokus rekomendasi bagi dosen yang melakukan penelitian. Untuk itu, Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan program riset keilmuan yang merupakan rancangan pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif antara dosen, mahasiswa dan juga mitra.

“Kita mempunyai prioritas riset nasional (PRN) melalui Perpres Nomor 38 tahun 2018 tentang Rencana Riset Nasional Tahun 2017-2045,” ujar Nizam dalam Peluncuran Program Riset Keilmuan secara daring, Selasa (3/8).

Dalam Perpres itu, lanjut Nizam, Presiden menggarisbawahi visi dan misi riset nasional membangun kedaulatan bangsa, menciptakan masyarakat yang inovatif berbasis ilmu pengetahuan dan memiliki keunggulan global.

“Dalam Rencana Induk Riset Nasional tersebut terdapat sembilan bidang yang menjadi prioritas utama yakni pangan, energi, kesehatan dan obat, transportasi, produk rekayasa keteknikan, pertahanan dan keamanan, kemaritiman, sosial humaniora, dan kebencanaan,” tuturnya.

Nizam mengungkapkan bahwa Indonesia mempunyai kesempatan besar, apalagi dengan kemajuan pada teknologi digital dan juga pariwisata kita.

“Kita memiliki kesempatan untuk maju dibandingkan negara-negara tetangga kita yang potensi wisatanya kecil. Untuk itu, perlu diperkuat melalui riset di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Nizam meminta agar riset di perguruan tinggi fokus pada kemaslahatan yang lebih besar seperti kemajuan ekonomi maupun kemajuan industri Indonesia.

Sementara, dalam program riset ini, para dosen peneliti harus melibatkan sedikitnya lima orang mahasiswa yang telah menyelesaikan studi hingga semester lima. Mahasiswa tersebut juga dapat mengkonversinya dengan 20 SKS ketika mengikuti dosennya.

“Ini kesempatan besar untuk mengembangkan kemajuan kita baik itu berbasis pada tekno digital yang aplikasinya  bisa merambah seluruh sektor industri maupun kebutuhan masyarakat dimana pun,” terangnya.

BACA JUGA :  Presiden : Mahasiswa Harus Disiapkan Kuasai Pengetahuan dan Keterampilan yang Relevan

Pada kesempatan yang sama Direktur Fasilitas Riset LPDP, Wisnu Soenarso mengatakan bahwa LPDP mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 Miliar untuk mendukung program Riset Keilmuan. Nantinya, program tersebut akan mendanai riset dan penelitian yang dilakukan dosen di perguruan tinggi.

“Pada 2021 ini LPDP mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pelaksanaan program ini,” kata Wisnu Soenarso.

Wisnu menjelaskan bahwa LPDP berharap pendanaan ini dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang dilakukan dosen. “Sehingga dapat terwujud pengembangan ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi nasional,” jelasnya.

Para dosen dapat melakukan pendaftaran melalui tautan https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/risetkeilmuan. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




Enter Captcha Here :