Perluas Jangkauan, Cerita Roti Hadirkan 91 Gerai Baru di 9 kota di Pulau Jawa

SMJkt/Ist

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Sejak diluncurkan perdana pada November 2020, Cerita Roti merupakan brand makanan pertama sekaligus menjadi milestone masuknya Kopi Kenangan Group ke industri makanan Tanah Air berhasil mencuri dan mendapatkan tempat di hati para pelanggan. Untuk memperluas jaringan, Cerita Roti ditargetkan hadir di 91 gerai Kopi Kenangan di sembilan kota di pulau Jawa.

Cerita Roti akan bisa dinikmati oleh para pelanggan di Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Batu, Gresik serta Bandung.

James Prananto selaku Chief of Business Development Officer dan Co-Founder Kopi Kenangan Group menjelaskan ekspansi Cerita Roti bertujuan untuk memperluas jangkauan bisnis sekaligus meraih konsumen baru, baik yang telah menjadi pelanggan setia Kopi Kenangan maupun foodies lainnya.

“Pembukaan Cerita Roti di beberapa kota di Pulau Jawa akan dilakukan secara bertahap, namun kami menargetkan sampai akhir tahun ini, Cerita Roti bisa didapati di 85 persen outlet Kopi Kenangan di Jawa,” jelas James melalui keterangan tertulis, Selasa (27/7).

Untuk mendukung kehadiran Cerita Roti di luar Jabodetabek, Kopi Kenangan Group membangun tiga mini Central Kitchen atau dapur khusus untuk memproduksi kebutuhan Cerita Roti di beberapa kota di Pulau Jawa.

“Saat ini, selain Central Kitchen Palmerah, kami juga telah memiliki satu mini Central Kitchen yang telah beroperasi yaitu di daerah Cibubur. Dua mini Central Kitchen lainnya akan kami bangun di Semarang dan Bandung. Selain itu, kami menargetkan untuk memiliki total enam mini Central Kitchen di Pulau Jawa dan Sumatera pada penghujung tahun ini,” tuturnya.

Dengan estimasi dana investasi mendekati Rp 1,5 Miliar per mini Central Kitchen, Kopi Kenangan Group menargetkan kapasitas produksi 5.000 roti per hari untuk mini Central Kitchen Semarang dan 2.500 roti per hari untuk wilayah Cibubur dan Bandung. Sementara itu, kebutuhan Cerita Roti di area Jabodetabek didukung oleh kehadiran Central Kitchen Palmerah yang dioperasikan oleh 120 karyawan serta memiliki kapasitas produksi 600.000 roti per bulan.

BACA JUGA :  Bank Mandiri Ajak Pebisnis Belajar Digital Marketing

“Pembangunan mini Central Kitchen juga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja baru di masing-masing area operasi. Setiap mini Central Kitchen membutuhkan setidaknya 25 karyawan untuk mencapai target produksi per hari, khusus di area Semarang dibutuhkan 40 karyawan karena kapasitas produksi yang lebih tinggi,” terangnya.

Kehadiran tiga mini Central Kitchen baru serta ekspansi bisnis Cerita Roti diharapkan dapat membuka setidaknya 100 lowongan kerja baru sehingga turut berkontribusi langsung terhadap perekonomian daerah.

“Harapan kami, target ekspansi, pelayanan, dan penjualan di akhir tahun nanti dapat tercapai sehingga dapat membantu pemulihan ekonomi dan sektor F&B di Indonesia setelah terkena dampak pandemi yang cukup besar sejak tahun lalu,” pungkasnya.

Cerita Roti sendiri merupakan roti bantal dengan tekstur lembut, selembut awan, dibuat dengan bahan premium menggunakan teknik modern, tanpa bahan pengawet. Hadir dengan enam varian rasa yaitu, Cokelat Klasik, Martabak, Susu Manis, Milo, Keju Manis, dan Daging Asap dengan kisaran harga mulai dari Rp 9.000 hingga Rp14.000.

“Kopi Kenangan Group berkomitmen untuk terus berkembang dan berinovasi, baik dari sisi kualitas, kompetensi, dan skalabilitas untuk menghadirkan produk-produk premium kepada pelanggan kami,” ujarnya. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *