Bagikan Pengetahuan dan Pengalaman pada Mahasiswa, India Sediakan Beasiswa

SMJkt/Prajtna Lydiasari

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti menyampaikan bahwa pemerintah India menyediakan sejumlah beasiswa karena ingin membagikan pengetahuan dan pengalaman pada mahasiswa dari berbagai negara. Untuk itu, ia mendorong agar lebih banyak mahasiswa asal Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke India.

“Ada berbagai beasiswa yang disediakan oleh pemerintah India pada mahasiswa di berbagai negara termasuk Indonesia,” ujar Dubes India, Manoj Kumar Bharti dalam Webinar Internasional: Study in India and Scholarship Opportunities secara virtual, Selasa (13/7).

Namun sayangnya, masih banyak mahasiswa dan pemangku kepentingan di Indonesia belum mengetahui beasiswa yang disediakan oleh pemerintah India. Padahal setiap tahunnya pemerintah India mengalokasikan dana yang tidak sedikit untuk memberikan beasiswa pada pelajar dari negara lain.

“Setiap penerima beasiswa, pada saat keadaan normal maka dia akan mendapatkan beasiswa lebih dari 10.000 dolar AS, termasuk di antaranya penerbangan, biaya hidup, buku, biaya penelitian dan lainnya,” tukasnya.

Dubes India menuturkan sejumlah beasiswa yang ditawarkan pada mahasiswa Indonesia di antaranya ITEC program yang menyediakan pelatihan bagi para profesional yang memiliki pengalaman tiga hingga lima tahun. Kursus yang ditawarkan mulai dari pertanian, perbankan, pendidikan, Bahasa Inggris, kesehatan, media, pemberdayaan perempuan, dan lainnya.

Kemudian Doctoral Fellowship India for ASEAN yang mana diperuntukkan bagi masyarakat yang berasal dari negara-negara ASEAN. Beasiswa diberikan hingga lima tahun dan pada 2021 terdapat lima penerima beasiswa dari Indonesia.

Adapun, melalui skema ICCR yang terdapat 22 beasiswa yang dialokasikan untuk mahasiswa dari Indonesia mulai dari sarjana hingga pascasarjana.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam mengatakan melalui program Kampus Merdeka, Kemendikbudristek menyediakan 1.000 kuota program pertukaran pelajar internasional.

BACA JUGA :  Masyarakat yang Putus Kuliah karena Bekerja Bisa Lanjutkan Studi Melalui RPL

“Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong mahasiswa berkegiatan di luar kampus termasuk ke luar negeri. Mahasiswa dapat melakukan pertukaran mahasiswa selama satu hingga dua semester di luar negeri,” kata Nizam. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *