Hanya 291 Perguruan Tinggi yang dapat Penuhi Syarat Ikuti PKKM

SMJkt/Ist

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sekditjen), Paristiyanti Nurwardani mengatakan hanya 291 perguruan tinggi yang dapat memenuhi syarat untuk mengikuti Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM). Menurutnya, proses pelaksanaan PKKM dimulai dari evaluasi administratif, evaluasi kualitas dan pelayakan substansi proposal serta melakukan verifikasi kelayakan program dan anggaran.

“Bantuan pendanaan itu diperuntukkan bagi 142 perguruan tinggi yang telah lolos seleksi. Rincian perguruan tinggi penerima hibah PKKM tersebut, yaitu 31 perguruan tinggi dengan 85 prodi pada liga satu, 46 perguruan tinggi dengan 102 prodi pada liga dua, dan 65 perguruan tinggi dengan 97 prodi pada liga tiga,” ujarnya dalam penandatanganan kontrak bantuan pendanaan secara virtual di Jakarta, Jumat (2/7).

Selanjutnya, proses seleksi PKKM melibatkan reviewer dari kalangan akademisi, pelaku usaha, dan dunia industri. Penetapan pemenang dilakukan pada 6 Juni 2021, sedangkan untuk melakukan perbaikan proposal dan anggaran dimulai pada 6 Juni – 2 Juli 2021.

Selain itu, juga mempersiapkan dokumen administrasi lainnya, seperti kelengkapan kontrak dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) serta Pakta Integritas.

Sekitar 60 persen, lanjut Paris, bantuan diberikan kepada perguruan tinggi swasta (PTS). “Ini membuktikan komitmen bahwa Ditjen Dikti tidak membeda-bedakan antara negeri dan swasta selama masuk dalam kualifikasi PKKM,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam mengatakan bahwa penyaluran bantuan pendanaan PKKM sebesar Rp415 Miliar. Program ini merupakan bentuk akselerasi program Kampus Merdeka.

“Untuk mendorong perguruan tinggi melakukan transformasi dan inovasi pada basis program studi agar terjadi pembelajaran Kampus Merdeka sesuai yang diharapkan,” kata Nizam.

Selain itu, apresiasi juga perlu diberikan pada perguruan tinggi yang telah bekerja keras menyiapkan proposal, bahkan telah melakukan kerja sama dengan lebih dari 20 perusahaan.

BACA JUGA :  Kemendikbudristek Cetak 120 Judul Buku dan 748 Bahan Bacaan

“Ke depan, itu akan menjadi sinergi antara kampus dengan mitra kampus untuk menyiapkan anak-anak menjadi profesional di bidangnya,” tukasnya.

Nizam pun berharap dengan adanya bantuan pendanaan PKKM itu perguruan tinggi mampu melakukan berbagai transformasi dan inovasi pendidikan tinggi dalam mendukung implementasi Kampus Merdeka dan tercapainya delapan indikator kinerja utama perguruan tinggi.

“Kami berharap perguruan tinggi penerima bantuan pendanaan PKKM dapat mengoptimalkan penggunaan bantuan pendanaan tersebut sesuai dengan proposal yang telah disetujui dan pedoman petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” harapannya. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *