Hal yang Perlu Dicermati Dalam Implementasi PTM Terbatas dan PJJ

JAKARTA – Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada tahun ajaran 2021/2022. Artinya, kebijakan tersebut tidak serta-merta meniadakan atau menghapus sistem pembelajaran daring atau online, yang selama pandemi ini dijalankan.

Penerapan PTM terbatas itu tentu harus dilihat dari berbagai aspek, selain izin dari pemerintah daerah, kesiapan sekolah, hingga kondisi daerah akan penyebaran covid-19. Selain itu, yang paling penting adalah keputusan dari orang tua siswa, apakah mengizinkan anaknya untuk kembali bersekolah atau tidak.

Dalam webinar bertemakan Refleksi Pendidikan Indonesia diantara PJJ dan PTM” yang diadakan Faber-Castell beberapa waktu lalu, pemerhati pendidikan, Saufi Sauniawati mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dicermati jelang dimulainya PTM terbatas.

“Ada banyak hal yang perlu disiapkan oleh orang tua dan anak, dimulai dengan cari aturan terkait dengan pembelajaran tatap muka di lokasi tempat tinggal, mulai mengajarkan protokol kesehatan, dan kembali disiplinkan jam tidur dan jam bangun,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, mengingat pembelajaran tatap muka belum dilakukan 100 persen, maka orang tua juga harus lebih cerdik dalam menyikapi pembelajaran online dimasa mendatang. Mengingat, metode pembelajaran jarak jauh yang selama ini berjalan belumlah maksimal.

“Indonesia masih belum siap dalam menghadapi PJJ, berbeda dengan negara lain,” ungkapnya.

Menurutnya ada beberapa kendala yang dinilai menjadikan PJJ belum bisa berjalan maksimal. Mulai dari sarana, permasalahan jaringan, hingga menambah beban orang tua untuk mendidik dan mengajar anak-anak mereka.

Atas dasar itu, untuk menunjang proses belajar mengajar jarak jauh yang masih akan berlangsung di tahun ajaran mendatang Faber-Castell mengeluarkan produk, Paket Belajar Online.

Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Christian Herawan menjelaskan, Paket Belajar Online diciptakan berdasarkan hasil survei terkait proses pembelajaran jarak jauh. Di mana gawai yang di perangkat dinilai kurang optimal dalam mendukung kegiatan pembelajaran.

BACA JUGA :  Dansektor 19, Kolonel Chb Widodo Tinjau Lokasi Kali Kalapa Untuk di Normalisasi

Terkadang orang tua harus direpotkan dengan keharusan menyiapkan materi secara print out (dicetak kembali) setelah mendapatkan materi dari pengajar. Hal ini tidak akan terjadi jika materi evaluasi maupun pembelajaran tersebut dapat langsung di jawab melalui gawai yang dipakai.

“Paket Belajar Online Faber-Castell ini sendiri terdiri atas alat tulis yang lengkap seperti pensil, penghapus dan juga ballpoint yang dibutuhkan saat belajar, serta dilengkapi dengan stylus,” tambah Christian.

Stylus diyakini memiliki banyak fungsi dan keunggulan, diantaranya dapat membantu saat pertanyaan jawaban yang sifatnya pilihan maupun essay, selain berfungsi untuk menggeser layar dan juga menulis, sehingga sangat cocok untuk segala jenis ujian.

Kelebihan stylus yang ada di paket Belajar Online dibandingkan sejenisnya, karena karet stylus juga bertekstur lembut sehingga tidak akan merusak layar smart phone dan dapat digunakan di semua jenis atau merek smart phone.(K32/K24)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *