Badan Bahasa Berhasil Identifikasi 718 Bahasa Daerah di Indonesia

SMJkt/Ist

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Sebagai salah satu upaya dalam melestarikan bahasa dan sastra daerah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berhasil mengidentifikasi 718 bahasa daerah di Indonesia. Upaya tersebut merupakan hasil kerja bersama dengan UPT Badan Bahasa (balai dan kantor bahasa) yang tersebar di 30 provinsi.

Kepala Badan Bahasa, E. Aminudin Aziz, menyampaikan bahwa tak hanya berhasil mengidentifikasi bahasa daerah, balai dan kantor bahasa juga turut memperkaya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan mengirimkan kosakata bahasa daerah di wilayahnya.

“Setiap tahun, balai dan kantor bahasa menyumbangkan kosakata bahasa daerah untuk menambah jumlah entri di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Selain itu, masyarakat umum di setiap daerah juga bisa menyumbangkan kosakata bahasa daerahnya melalui KBBI Daring dengan menjadi pengguna terdaftar,” ujarnya.

Aminuddin menambahkan, KBBI digunakan sebagai kamus umum dan merupakan alat yang merekam sejarah dari waktu ke waktu, mulai dari zaman kuno hingga zaman modern dari segi kebahasaan. Untuk itu, KBBI diperbarui dua kali dalam setahun, yakni pada bulan April dan Oktober.

Selain KBBI versi digital (luring dan daring), Badan Bahasa mempunyai KBBI versi cetak dan KBBI untuk tunanetra.

“Ada lima syarat sebuah kata masuk ke dalam KBBI, yaitu bersifat unik, mudah diterima dan sering digunakan oleh masyarakat, baik dari segi jumlah bahasa maupun dari jumlah pengguna, indah didengar dan mudah diucapkan, dibentuk menurut kaidah morfologi di Indonesia, dan tidak bermakna atau berkonotasi negatif, tuturnya. (nya/69)

BACA JUGA :  Satgas Covid-19 Apresiasi Terobosan Kemendikbud dalam Utamakan Pemberdayaan Bahasa Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *