Penyelundupan 30.000 Benih Lobster Digagalkan Polisi

SM/Tribratanews

SURABAYA- Subdit IV Tipidter Ditresrkimsus Polda Jatim berhasil mengagalkan penjualan sebanyak 30.500 ekor benih lobster atau benur dari Tulungagung ke Jakarta.

“Dari pengungkapan kasus tersebut polisi menangkap dua orang tersangka yang merupakan warga Watulimo, Kabupaten Trenggalek berinisial WNT (33) dan RA (24),” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Gatot Repli Handoko di Surabaya, dilansir poral resmi Polri, Selasa, (15/06/21)

Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendy menjelaskan peran masing-masing tersangka. Tersangka RA berperan sebagai pengepul benur dari para nelayan di kawasan Tulungagung dan sekitarnya. Jika memenuhi syarat, hasilnya dijual ke WNT.

“Barang yang dijual ke WNT rencananya akan dijual ke Jakarta,” tegas AKBP Zulham Effendy.

Hasil penyidikan mengungkap fakta bahwa kedua tersangka mempunyai 79 ribu benur. Sebanyak 30.500 mampu digagalkan penyelundupannya, Sedangkan 39 ribu benur telah terjual.

Atas perbuatannya, kedua tersangka terjerat Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 11 Tajun 2020 tentang perubahan Undang-undang (UU) Nomor 46 Tahun tentang Perikanan. Ancaman hukuman delapan tahun penjara atau denda Rp1,5 miliar.

Serta terjerat Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara atau denda Rp1,5 miliar.

BACA JUGA :  Gannas Surati KPAI, Soroti Anak Nia Ramadhani - Ardi Bakrie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *