Modul Pembelajaran KKN TKWU akan Tayang di SPADA Kemendikbudristek

SMJkt/Prajtna Lydiasari

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Mengingat peningkatan kebutuhan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang ditunjukkan oleh pandemi, United States Agency for International Development (USAID) Mitra Kunci juga berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengembangkan modul pembelajaran elektronik (e-learning) Kuliah Kerja Nyata Tematik Kewirausahaan (KKN TKWU) yang akan ditayangkan di Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) milik Kemendikbudristek.

“KKN TKWU menjadi jalan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan sebagai sesuatu yang dibutuhkan di abad ke-21 oleh orang muda, termasuk mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi, seiring dengan masuknya mereka ke dalam angkatan kerja atau memulai bisnis sendiri,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbudristek, Nizam secara virtual, Rabu (16/6).

Nizam mengapresiasi program USAID Mitra Kunci yang telah berjalan selama ini dan berharap agar program ini dapat menjadi bagian dari program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka.

“Sehingga semakin luas menjangkau mahasiswa secara nasional,” tambahnya.

Pada pertemuan daring tersebut, para mitra USAID Mitra Kunci dari universitas dan institusi perguruan tinggi dari Jawa Barat Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Kuningan (UNIKU), Universitas Suryakancana (UNSUR), dan Universitas Siliwangi (UNSIL) dan Jawa Timur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Negeri Jember (UNEJ), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) membagikan pelajaran dan praktik terbaik dari pengembangan dan pelaksanaan KKN TKWU.

“Selama tahun-tahun tersebut, melalui program KKN TKWU, universitas-universitas bersangkutan telah membantu ratusan desa dalam mengembangkan produk unggulan untuk inisiatif “Satu Desa, Satu Produk” (One Village One Product), dan melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan dan wirausahawan setempat,” ungkapnya.

Kemudian, memperkenalkan produk-produk tersebut kepada masyarakat luas lewat taktik pemasaran digital, serta menumbuhkan kemitraan baru termasuk dengan pemerintah daerah setempat, sektor swasta, dan berbagai lembaga keuangan.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kualitas Belajar, Kemendikbudristek Gandeng Sektor Swasta

“Modifikasi termutakhir dari KKN TKWU memungkinkan universitas-universitas ini untuk terus membantu upaya tersebut terlepas dari pandemi yang melanda,” pungkasnya.

Sejak 2017, inisiatif USAID Mitra Kunci memperkuat upaya pemerintah Indonesia dalam mengembakan ketenagakerjaan inklusif yang meningkatkan akses terhadap pelatihan, informasi, pengalaman, dan layanan bagi orang muda miskin dan rentan, termasuk perempuan dan orang dengan disabilitas.

USAID Mitra Kunci hanyalah salah satu dari berbagai inisiatif pertumbuhan ekonomi inklusif dari Kedutaan Besar AS di Indonesia, yang menunjukkan luasnya cakupan kerja sama strategis Amerika Serikat dan Indonesia,” bebernya. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *