Sembilan Skema Beasiswa Gelar dan Non-Gelar untuk SDM Vokasi diluncurkan

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) meluncurkan sembilan skema pembiayaan yang terdiri atas program gelar dan non-gelar bagi sumber daya manusia (SDM) pendidikan vokasi di Tanah Air. Pendanaan program-program ini bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Berbagai skema pembiayaan studi yang diluncurkan merupakan perwujudan dari merdeka belajar yang selama ini digaungkan sebagai strategi meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun vokasi dan profesi,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto dalam acara “Sosialisasi Program Beasiswa Gelar dan Non-Gelar bagi Sumber Daya Manusia Pendidikan Tinggi Akademik dan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi” secara virtual, Selasa (11/5).

Menurutnya, pendidikan vokasi sendiri membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul, tetapi juga kompeten agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan bangsa di masa depan.

“Program ini menawarkan kemerdekaan, keluwesan, dan fleksibilitas, tetapi substansinya tepat. Namun tantangannya pun tidak mudah karena relevansi serta kualitas menjadi pertaruhan dari ini semua. Sehingga kesiapan seluruh civitas akademika untuk memanfaatkan program ini sangat kami harapkan,” tuturnya.

Sembilan program yang ditawarkan oleh Ditjen Diksi, meliputi Program Beasiswa S1/D4 Calon Guru SMK, Beasiswa Pendidikan Bergelar Dosen dan Calon Dosen PTPPV, Bridging Course Vokasi, Kampus Merdeka Vokasi, Magang Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV, Sertifikasi Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV.

Selanjutnya, Riset Keilmuan Terapan Dalam Negeri Dosen PT Vokasi, Program Project Based Learning/ Praktik Kerja Lapangan Bersertifikat Bagi Siswa SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri) dan Program Project Based Learning/ Magang Bersertifikat Guru SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri).

BACA JUGA :  Ditjen Dikti Koordinasi dengan Polda Metro Jaya, Ditemukan 5 SK Pendirian PTS Palsu

“Program-program tersebut harus dimanfaatkan secara optimal oleh SDM vokasi di jenjang SMK hingga di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV),” tegasnya.

Misalnya, pendaftar program beasiswa studi untuk calon guru SMK dan beasiswa studi lanjut untuk calon dosen PTPPV harus memiliki passion, bukan sekadar mengejar target ijazah semata. Ia menambahkan target dari program beasiswa ini adalah melahirkan pendidik yang memiliki kemampuan pedagogik dan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diakui industri.

“Kami berharap peluang-peluang yang sudah dikoordinasikan dengan LPDP ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya. Meskipun di tengah tantangan pandemi, kita harus tetap melangkah untuk berkembang,” pungkas mantan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada itu.

Program ini, lanjut tidak hanya untuk menemukan calon penerima yang unggul secara hard skill, tetapi juga soft skill dan leadership. “Kita ingin melahirkan banyak calon pemimpin di masa depan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso mengungkapkan LPDP saat ini diberi amanah mengelola dana abadi sebesar Rp71 triliun yang terbagi atas dana abadi pendidikan, penelitian, perguruan tinggi, dan kebudayaan. Peningkatan dana abadi di akhir 2020 tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memperluas serta memperbanyak pembiayaan studi S1 dan pendidikan vokasi.

“Kami melihat peran pendidik sangatlah vital sehingga pembangunan SDM tidak boleh berhenti di tengah pandemi. Kami tetap mengelola program beasiswa reguler yang bisa diakses oleh masyarakat, tetapi untuk dosen dan pendidik LPDP berintegrasi dengan Kemendikbudristek,” ungkap Dwi. Larso.

Informasi terkait program beasiswa gelar dapat diakses melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/, sedangkan program beasiswa non-gelar pendidikan vokasi dapat diakses melalui laman https://beasiswa.vokasi.kemdikbud.go.id/. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *