Kajati Kalbar Turun Langsung Jadi JPU

PONTIANAK-Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Masyhudi terjun langsung menjadi jaksa penuntut umum (JPU) delapan terdakwa perkara korupsi di pengadilan tindak pidana korupsi.

Masyhudi sebagai jenderal bintang dua itu menjadi JPU untuk memberikan teladan kepada jajaran jaksa di Kalimantan Barat pada khususnya dan jaksa di Indonesia pada umumnya.

“Saya berharap dengan saya turun atau terjun langsung di persidangan ini dapat memberi pesan atau makna bahwa,     Jaksa itu satu dan tidak terpisahkan, Een en ondelbaar,” ujar mantan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah itu.

Masyhudi mengatakan, sesuai petunjuk dan arahan pimpinan, bahwa jaksa yang sudah lebih dulu mengabdi di Lembaga Adhyaksa harus memberikan contoh dan pembelajaran kepada para jaksa yang baru saja menyelesaikan Pendidikan PPPJ, bagaimana beracara di Pengadilan sesuai Undang-undang. “Memberikan pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat dan para Mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang sedang mengambil kuliah Ilmu Hukum untuk mengetahui persidangan atau beracara di Pengadilan.”

Masyhudi mengaku terju langsung menjadi JPU untuk menunjukkan penanganan perkara korupsi oleh Jaksa atau Adhyaksa tidak main-main dan tegas untuk mewujudkan kepastian, keadilan dalam penegakan hukum terutama perkara Korupsi.

Masyhudi menjelaskan, delapan orang didakwa dalam perkara pengajuan kredit fiktif di salah satu bank yang menimbulkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 8.238.743.929.

“Dalam perkara ini, tim jaksa penyidik berhasil melakukan penyitaan sebesar Rp 3.349421282, dan sekarang dijadikan BB dalam perkara ini,” ujarnya. (K24)

 

BACA JUGA :  Lembaga KPK Minta Pemkot Jakbar Segel Rumah Mewah Tidak Kantongi Izin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *