Avish Datang, Bintang Menjelang.

Avish diiringi musisi senior Totok Tewel. (SM/BB).

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com
Lagu anak-anak harus mampu dan memberi memotivasi kepada anak-anak. Walau bebas bernarasi tentang apa saja, yang penting, lagu anak-anak memberikan dan menekankan unsur pendidikan. Karena, anak-anak Indonesia harus menyanyikan lagu tentang anak- anak. “Bukan (lagu) tentang cinta-cintaan”.

Demikian dikatakan praktisi dan pemerhati anak-anak Seto Mulyadi, dalam rilis single lagu Avish (8) berjudul “Demi Cita-citaku,” di Jakarta, Selasa (4/5/2021) petang.

Kak Seto — demikian Seto Mulyadi biasa disapa– menambahkan, agar lagu anak-anak dan kiprah anak-anak mendapatkan porsi yang sepatutnya, “Harus ada sinergi dari semua pihak. Terutama dengan orang tua. Jadi tidak ada lagi pemikiran, seolah orang sukses datang dari jalur pendidikan belaka. Karena sukses bisa dari berbagai hal. Dari kesenian hingga olah raga,” tekan Kak Seto.

Dia menegaskan, bahwasanya, “Setiap anak adalah bintang. Itu yang harus ditanamkan. Jangan hanya otak kiri anak-anak saja yang diutamakan, otak kanan penting juga. Dan kesuksesa, tidak semua berdasarkan ijasah (dari bangku sekolah,” kata Kak Seto sembari menyayangkan, kehadiran negara atau pemerintah dalam menempatkan dunia anak-anak saat ini, terkesan timbul tenggelam.

Berangkat dari pemahaman itulah, Kak Seto mendukung Avish merilis single terkininya, yang digarap oleh Ndoo Atria alias Ari Wahyudi. Single ini, bernaung di bawah label rekaman Somen Record dan digital distribution-nya diserahkan kepada Musicblast.id

Segendang sepenarian dengan Kak Seto, Bens Leo, menambahkan ruang kosong di industri musik lagu anak-anak Indonesia, tergairahkan dengan kehadiran Avish. Meski menurut pemerhati musik senior itu,
sebenarnya industri musik anak-anak tidak pernah berhenti.

“Hanya tidak disosialisasikan ke pasar dengan baik saja pemasarannya,” katanya sembari menambahkan, dulu dirinya pernah kagum dengan penyanyi anak-anak seperti Sherina, dan kini tetap bangga kepada anak-anak seperti Avish yang merilis lagunya.

BACA JUGA :  Okeflix.com Makin Berkibar.
Avish (tengah). (SM/BB).

“Persoalannya sekarang, label harus pandai-pandai memilih agregator yang tepat untuk menjual lagu anak-anak,” kata Bens Leo.

Menurut musisi senior Totok Tewel, single Avish digarap dengan sangat bagus sekali. Karenanya, motor grup musik Elpamas itu yakin, lagu ini akan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. “Lagunya bagus, kord-nya sederhana. Karena untuk anak-anak, sewajarnya lagu dan kord-nya juga sederhana,” pungkas Totok Tewel.

Avish kelahiran Jakarta 03 Agustus 2012, adalah siswa kelas 2 SD Regina Caeli Cileungsi. Dia ‘ditemukan’ oleh salah seorang mantan kru Iwan Fals dan Totok Tewel, Ndoo Atria alias Ari Wahyudi. Ari menilai bakat dan kemampuan Avish lain daripada yang Iain.

Lagu ini bercerita tentang semangat belajar para siswa pada masa pandemi untuk mengejar cita cita dan berharap semuanya kembali normal seperti sedia kala. (Bb-69).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *