Klub Milik Djarum Ini Lolos ke Serie B Italia

JAKARTA- Langkah Grup Djarum untuk mengembalikan Como 1907 sebagai klub terpandang di Italia berjalan lebih cepat dari rencana. Como berhasil meraih tiket promosi ke
Serie B pada Minggu, 25 April 2021 di tahun kedua setelah diakuisisi.

Grup Djarum membeli Como yang beberapa kali mengalami kebangkrutan pada tahun 2019.
Setelah mengambil alih kepemilikan klub berkostum biru ini, dua langkah penting langsung
dijalankan yaitu memperbaiki manajemen klub dan membentuk tim teknis yang diharapkan
mampu memperbaiki kemampuan teknis klub. Kisah ini bisa disaksikan lewat serial dokumenter Como 1907: The Real Story yang telah tayang secara eksklusif di Mola.

Musim pertama di bawah kendali Grup Djarum, Como mengakhiri musim di peringkat 13. Serie C Italia harus berakhir lebih cepat karena pandemi Covid-19 yang menutup peluang Como untuk promosi.

Di bawah kendali Dennis Wise yang ditunjuk sebagai Direktur Teknik, Como membuat kebijakan melepas pemain mahal yang sudah tidak produktif dan mendatangkan pemain muda potensial dari klub lain dengan status pinjaman. Wise yang juga merupakan direktur sepak bola Garuda Select, mengutamakan pengembangan akademi sepak bola Como dengan menambah program elite usia U9, U11, dan U13.

Langkah ini membuahkan hasil lewat tiket promosi yang diraih setahun lebih cepat dari target
awal. Como mengalahkan Alessandria 2-1, Minggu (25/4) dan memastikan status sebagai juara
Grup A Serie C yang berarti tiket promosi otomatis ke Serie B.

Como juga akan terus disiapkan untuk bisa memberikan kontribusi maksimal bagi sepak bola Indonesia. Meskipun sebelum mencapai Serie A tidak boleh merekrut pemain dari luar Eropa, Como akan menjalankan program pelatihan dan beasiswa bagi pemain dan pelatih Indonesia yang dilihat memiliki potensi untuk maju.

BACA JUGA :  Real Madrid Dipermalukan Valencia 1-4

Dennis Wise sangat gembira dengan hasil laga Serie C semalam dan mengatakan, “Sukses
Como adalah sukses bagi sepak bola Indonesia juga. Kami akan terus mengembangkan klub ini untuk terus menjadi lebih kompetitif sehingga dapat menjadi tempat bagi pemain dan pelatih berbakat Indonesia untuk mengasah kemampuan mereka. Tahun lalu, Brylian dan Bagus sempat mencicipi latihan bersama tim utama Como, dan itu membuka mata mereka atas profesionalisme.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *