ingin industri fesyen nusantara menguasai dunia: Mengarungi Konsistensi dan Komitmen Seorang Amy Atmanto

Jakarta, Suara Merdeka. Com. – Elegant, Charming, Klasik dan berkarakter. Merupakan kata-kata yang tepat bagi Masterpiece rancangan Royal Sulam by Amy
Atmanto, yang juga Founder Royal Kaftan Stylish Moslem Wear, Royal Astana Online Store

, dan Royal Garment untuk divisi
Uniform.
Every piece is masterpiece, dikerjakan khusus bagi masing-masing individu dengan karakter & kebutuhan melalui pengenalan
yang mendalam sebelum memutuskan busana yang paling cocok untuk kebutuhan klien. Lewat pengenalan kepribadian,
pembawaan dan selera akan tercipta sebuah karya yang lebih hidup, pencerminan dari karakter jiwa si pemakai maupun
karakter perusahaan.
Karya Amy Atmanto yang berpotongan klasik-modern, charming, elegan dan santun tak lupa mengedepankan unsur nilai budaya
dengan memperhatikan nilai yang tumbuh & berkembang di dalam masyarakat yang merupakan kearifan lokal. Garis
rancangannya sangat variatif dengan menggunakan bahan berkualitas tinggi, high quality craftsmanship, diperkaya taburan
manik – manik berupa bebatuan mutu manikan nusantara.
Ragam karya Amy Atmanto juga telah mengisi beragam Departement Store seperti Sogo, Harvey Nichols, Galleries Laffayette,
Centro Department Store Jakarta , Jogjakarta & Semarang .
Sebagai Designer Penerima Kartini Award Piala Ibu Negara tahun 2011 yang karyanya juga telah dikenal di Brunei Darussalam,
Malaysia dan Singapura, Amy juga telah menerima berbagai penghargaan nasional lainnya atas dedikasi nya dibidang fashion,
industri kreatif, pelestarian budaya dan sosial. Atas dedikasinya itu Amy juga telah menerima pengharagaan dari Kementrian
Pariwisata & Kebudayaan RI, Kementrian Sosial RI dan Penghargaan Lifestyle Awards atas dedikasi menginspirasi Dunia Fashion
Indonesia pada Juli 2011.
Amy Atmanto tidak hanya ingin memberikan ‘ Jiwa “ bagi tiap pemakai
masterpiece rancangannya tetapi
juga bagi lingkungannya yang
memerlukannya.
Amy juga memiliki philosophy bahwa “ Tidak ada wanita yang tidak
cantik, yang ada hanyalah wanita yang tidak tahu bagaimana dirinya
menjadi cantik”.
Saat Tsunami di Aceh, Amy Atmanto yang ditunjuk menjadi brand
ambassador Swarovski Kristal di Indonesia sejak 2007, melelang
mahakarya kebaya couture bertabur Crystal Swarovski yang dikenakan
Miss Universe Riyo Mori bagi dana amal kemanusiaan untuk
membantu anak – anak korban tsunami di Aceh,
Selain komitment dan konsistensi Amy terhadap pelestarian & pengembangan kebaya
sebagai salah satu aset budaya
nasional, desainer yang dikenal sebagai Pembina
Disabilitas & Industri Kreatif ini juga banyak memberikan ”soft skill” atau keahlian khusus
bagi masyarakat kurang mampu, penyadang disabilitas maupun masyarakat umum.
Melalui Rumah Kreatif Amy Atmanto (RKAA), ia juga menjalankan program pelatihan
gratis ; ” Saya memiliki tanggung jawab untuk mendidik sahabat dhuafa & tuna rungu
dengan penuh cinta, karena dalam keterbatasan pun mereka
dapat menghasilkan
sesuatu yang bernilai bagi lingkungannya”. Kreasi mereka luar biasa dan patut dihargai
seperti saat mereka mengerjakan busana para tokoh kenamaan dan selebriti papan atas
yang mengenakan busana karya sahabat tuna rungu binaan Rumah Kreatif Amy Atmanto.
Dan pada akhirnya, karya tuna rungu binaan Amy membawa
koleksi Royal Sulam
mendapat gelar “ The Best Indonesia Designer” pada tahun 2010.
Sebagai Designer papan atas, kini Amy juga kerap membagikan ilmunya melalui beragam
Talkshow Fashion, Personal Grooming, dan Mentoring dengan berbagi ilmu kepada siswa
dibidan Fashion diantaranya ITB & UNJ.(budi nugraha/69).

BACA JUGA :  Mengangkat Tema Aceh, La Sabelle Rilis Koleksi Terbaru Bersama Zsalsadil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *