Ramadan, Momentum Peduli Sesama dan Lingkungan

 

 

Jakarta – Dalam rangka merayakan Bulan Suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, The Body Shop® Indonesia hadir dengan sebuah kampanye bertajuk Green Ramadan: Refresh and Reconnect This Ramadan. Kampanye ini ingin mengajak menyebarkan pesan untuk menyegarkan kembali jiwa serta terhubung lebih baik dengan Tuhan, sesama dan semesta, sekaligus berbuat kebaikan di bulan yang suci ini.

“Bulan Ramadan menjadi momentum yang baik untuk memaksimalkan amal dan ibadah. Kali ini, The Body Shop® ingin mengajak kita semua untuk memulai amal ibadah yang tidak hanya bermakna bagi jiwa pribadi dan sesama, namun juga baik bagi bumi dan kelestarian alam. Green Ramadan menjadi sebuah langkah nyata The Body Shop® Indonesia untuk memulai tujuan mulia ini dengan melakukan berbagai aktifiitas yang ramah lingkungan, namun tetap disertai dengan semangat yang penuh kreasi dan inovasi,” ujar CEO The Body Shop® Indonesia Aryo Widiwardhono, Senin (19/4/2021).

Menurut Aryo, The Body Shop® Indonesia menggelar #TBSGreenRamadan challenge, yang mengajak melakukan perubahan kecil untuk ikut melestarikan alam selama bulan Ramadan berlangsung. Selain itu, The Body Shop® Indonesia juga menginisiasi dan mengumpulan donasi untuk Sekolah Bisa yang bertujuan menciptakan pendidikan yang transformatif bagi anak-anak kurang mampu yang tinggal di sekitar daerah tempat pembuangan sampah, sehingga mereka mampu berjuang untuk melindungi kelestrian bumi.

Berbicara dalam sesi talk show acara Green Ramadan: Refresh and Reconnect This Ramadan, Tantri Namirah, Campaign Lead Influencer Green Ramadan The Body Shop® Indonesia, yang juga giat dalam berbagai inisiatif peduli lingkungan mengatakan, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh The Body Shop® Indonesia sangat relevan dengan pesan-pesan yang ingin disebarkan kepada masyarakat luas.

BACA JUGA :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 13 April 2021

“Mulai dari hari pertama Ramadan, saya telah melakukan #TBSGreenRamadan challenge,” katanya.

Berbagai kegiatan untuk melestarikan alam yang dibuat oleh The Body Shop® sangat mudah untuk dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Dia percaya apabila dilakukan secara konsisten maka perubahan-perubahan kecil dalam kehidupan maka perilaku yang lebih ramah lingkungan pun akan dapat terbentuk, sehingga semesta juga dapat terpelihara kelestariannya.

 

Pada kesempatan ini The Body Shop® Indonesia juga bekerjasama dengan komunitas Du Anyam untuk memberikan kesempatan menghantarkan bingkisan kepada orang-orang tercinta, sekaligus terhubung kembali dengan alam melalui anyaman dan kotak kerajinan yang terbuat dari bahan alami, sekaligus mendukung restorasi lahan gambut dan hutan.

Ratu Ommaya, PR & Community Manager The Body Shop® Indonesia menjelaskan, Kampanye Green Ramadan tahun ini semakin terasa lagi unsur kembali ke alam dan lebih peduli dengan semesta. Bekerjasama dengan Du Anyam, pihaknya dapat terhubung sekaligus memberi dukungan terhadap kaum perempuan yang berdaya.

“Du Anyam merupakan perusahaan sosial yang memberdayakan lebih dari 1.000 perempuan Indonesia di 50 desa di Nusa Tenggara Timur dan Papua melalui kerajinan tenun lokal,” katanya.

Di samping kegiatan #TBSGreenRamadan challenge dan peluncuran produk-produk yang menunjang kemeriahan dan kekhusyukan kita selama menjalani Ramadan, The Body Shop® Indonesia juga ingin mengenalkan lebih jauh lagi tentang Sekolah Bisa, dimana siswa-siswanya selain dididik secara formal, mereka juga dilatih oleh The Body Shop® Indonesia untuk menjadi Green Leaders.

Sekolah Bisa adalah sekolah gratis yang ditujukan untuk anak-anak pemulung usia 6-12 tahun untuk memberikan mereka pendidikan yang layak dan dapat mewujudkan mimpi mereka. Berdiri sejak tahun 2011, Sekolah Bisa dimaksudkan untuk menaungi anak-anak pemulung yang mencari nafkah, khususnya di wilayah Bintaro, Tangerang Selatan.

BACA JUGA :  UC Browser Umumkan Laporan Tren Tahunan 2020 Rilis Tren Pencarian dan Perilaku Pengguna di Indonesia

“The Body Shop® Indonesia bersama Yayasan Tangan Bagi Sesama merumuskan green curriculum, yaitu edukasi yang membangun siswa Sekolah Bisa untuk memahami keterkaitan mereka dengan lingkungan, baik secara alami maupun sosial,” katanya.

Dinna Muskita, Ketua Yayasan Tangan Bagi Sesama (Sekolah Bisa) juga mengungkapkan, Green leaders adalah pemimpin hijau masa depan dengan kekuatan dalam memberikan pengaruh baik terhadap lingkungan sekitar. Dia berharap murid-murid Sekolah Bisa dapat tumbuh menjadi green leaders yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan terhadap kelestarian lingkungan.

“Kami juga secara konsisten mengajak para donatur untuk berkontribusi secara aktif, dimana hasil dari donasi tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan penunjang seperti workshop tenaga pengajar, perkemahan pelajar, program storytelling, kelas mengenai body awareness, dan kegiatan-kegiatan bermakna lainnya,” ujarnya.

Dia berharap dengan adanya berbagai aktifitas ramah lingkungan, serta berbagai produk yang kami tawarkan untuk menyegarkan Ramadan, harmoni antara jiwa, sesama dan semesta dapat kembali menyatu.

“Semoga bulan yang suci ini menjadi semakin bermakna bagi kita semua”, kata Ratu Ommaya. ()

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *