Penyerahan Bantuan untuk Korban Gempa Malang, Lumajang dan Blitar

 

 

Jakarta – Ikatan Istri Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN) menyalurkan bantuan berupa perlengkapan kebutuhan sehari-hari untuk korban bencana gempa bumi di Kabupaten Malang, Lumajang dan Blitar. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh IIP BUMN Jawa Timur yang berada di bawah Koordinator Wilayah (Korwil) B kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Jumat (16/4).

Ketua Pengurus IIP BUMN Jawa Timur, Atik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, IIP BUMN turut berduka atas bencana alam gempa bumi yang melanda Malang, Lumajang dan Blitar. Untuk itu IIP BUMN ingin menyampaikan kepeduliannya melalui bantuan ini.

“Apalagi saat ini umat muslim sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, dan saudara kami yang menjadi korban gempa harus menunaikan ibadah di tengah duka, kami tentu sangat prihatin,” ujar Atik Dwi Satriyo.

Ia berharap bantuan ini dapat menjangkau korban yang belum tersentuh bantuan agar penyalurannya merata, sehingga diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan pasca bencana.

Adapun total bantuan yang disalurkan senilai Rp150 juta. Diantaranya diapers (100 pcs); sarung (100 pcs); selimut (100 pcs); masker (50 dus); sabun cair (100 pcs); air mineral (25 dus); terpal (6 pcs); susu UHT (100 dus); dan biskuit (30 dus).

“Ketersediaan air minum, pangan dan perlengkapan untuk kebutuhan sehari-hari di tengah bencana gempa bumi ini tentu sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Selain itu, Atik Dwi Satriyo menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan bantuan obat-obatan dan vitamin. Mengingat, pandemi Covid-19 masih ada di sekitar kita sehingga para korban juga harus tetap menjaga imun atau kekebalan tubuh untuk menghindari penularan Covid-19.

BACA JUGA :  ABUPI SELENGGARAKAN RAKERNAS DAN WEBINAR NASIONAL: “Peran Pelabuhan Sebagai Katalisator Pemulihan Perekonomian Setelah Pandemi Covid 19”

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak gempa bumi. Saya berharap proses pemulihan bisa segera diselesaikan, dan para korban harus optimistis karena masih banyak saudara dari luar yang peduli,” ujarnya.

 

 

Terakhir, Atik Dwi Satriyo menyatakan IIP BUMN akan terus berkontribusi untuk negeri ini, baik melalui pemberian bantuan atau kegiatan lainnya. IIP BUMN juga tidak hanya berupaya mendukung perusahaan BUMN semakin maju, tapi juga mendorong peningkatan peranannya bagi masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan peranan IIP BUMN maupun perusahaan BUMN sehingga mampu memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat,” tandasnya. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *