Saidah Sakwan: Pengelolaan Zakat Bisa Mengentaskan Kemiskinan

Jakarta,Suara Merdeka.- Untuk meningkatan kualitas pelayanan kepada Muzakki, Mustahik dan Stakeholder lainnya. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memilki strategi dalam pemberdayaan Mustahik.

Menurut salah satu Komisioner Baznas RI, Hj. Saidah Dakwan, MA, ada beberapa langkah untuk mewujudkan hal tersebut.

Pertama, ketahuilah Visi dan Misi Baznas. Berdasarkan peluang serta tantangan pengelolaan Zakat, Baznas RI memiliki Visi 2025 “Menjadi Lembaga Utama Menyejahterakan Ummat”.

Kedua, pahamilah latar belakang (yang memuat kemiskinan dan potensi zakat di Indonesia).
Sebelum Covid-19, angka kemiskinan nasional September 2019 yang dirilis BPS pada awal Januari sebesar 24.79 juta (9,22%). Setelah Covid-19, terus meningkat karena dampak ekonomi dari Covid-19 sebesar 26,24 Juta (9,74%).

“Berdasarkan data BPS melalui laporan dalam angka 2019, presentase pendudukn miskin di Indonesia pada September 2020 sebesar 10,19 persen. Meningkat 0,31 persen terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,87 persen terhadap September 2019. Sedangkan jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 27,55 Juta orang, meningkat 1,13 juta orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019,” urainya saat memaparkan pada acara Seminar Nasional yang diadakan oleh MUI Pusat.

Untuk potensi zakat di Indonesia pada tahun 2020 sebanyak Rp. 327,6 Triliun dari beberapa sektor usaha yang ada di Indonesia.

“Zakat perusahaan Rp. 145, 5 Triliun, Zakat Pertanian Rp. 19,79 Triliun, Zakat Peternakan Rp. 9,5 1 Triliun, Zakat Penghasilan Rp. 139,07 Triliun dan Zakat uang Rp. 58,76 Triliun,” bebernya.

Ketiga, Zakatnomic (Model Pengentasan Kemiskinan berbasis Zakat). Ada tiga pilar yakni sosial (penyediaan akses kehidupan dasar seperti sandang, pangan, papan, kesehatan dan ibadah).
Ekonomi (Permodalan yang mudah di akses oleh masyarakat miskin)
dan Advokasi (penguatan kebijakan yang Pro poor).

BACA JUGA :  Polri Pastikan Kapolri Sehat, Tepis Isu Liar soal Positif COVID-19

Keempat, Program Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas. Jumlah penerima manfaat zakat Baznas RI pusat berjumlah 1. 308, 146 jiwa.

Ada tiga program Baznas RI dari Sosial, seperti Baznas Tanggap bencana, Beasiswa, rumah sehat.

Dari Ekonomi seperti, pemberdayaan peternak Mustahik (LPPM). Dari segi Dakwah/Advokasi yakni, pusat kajian strategi dakwah dan mualaf center Baznas, pungkasnya. (budi nugraha/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *