PSIS Ompong Lawan PSM, Ini Kata Dragan?

Foto LIB

MALANG – Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic angkat bicara soal kegagalan anak asuhnya mencetak gol saat menghadapi PSM Makassar di babak perempat final Piala Menpora 2021. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu hanya bisa bermain imbang dengan skor 0-0 hingga waktu normal berakhir. Langkah PSIS Semarang pun harus terhenti usai ditaklukkan PSM Makassar dalam drama adu penalti dengan skor 2-4.

Dragan menyebut keganasan lini depannya yang redup karena Hari Nur Yulianto dkk bermain tidak sesuai dengan harapan Dragan. Ditambah dengan lini pertahanan PSM Makassar yang tampil cukup solid dan disiplin membuat pemainnya kerepotan menembus pertahanan lawan.

Meskipun begitu, sebenarnya pemain PSIS Semarang berhasil menciptakan beberapa peluang. Namun sayang, kurang tenangnya pemain PSIS Semarang dalam melakukan penyelesaian akhir membuat beberapa peluang yang tercipta gagal menjadi gol.

“Kami tadi memiliki beberapa peluang tapi gagal memanfaatkannya menjadi gol. Tapi memang pertandingan ini sangat berbeda dari pertandingan sebelumnya karena PSM bermain dengan pertahanan yang sangat baik,” ungkap Dragan dilansir laman LIB.

“Itu membuat kami tidak memiliki banyak ruang. Tapi juga mungkin karena kami tidak bermain seperti yang saya harapkan,” imbuhnya.

Dari penampilan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya, Dragan mengaku akan segera mengevaluasi kelemahan timnya dan akan melakukan pembenahan guna menghadapi kompetisi Liga 1 2021 mendatang.

“Kualitas penampilan pada laga hari ini tidak begitu baik. Pertandingan memang berjalan menarik dengan banyak duel tapi tidak ada banyak peluang yang terjadi,” tandasnya.

Sementara itu, pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla mengakui memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk fokus dalam menjaga pertahanan.

Hal itu dilakukan karena selama babak penyisihan, PSIS Semarang merupakan tim yang paling produktif dengan torehan 9 gol.

BACA JUGA :  Liverpool Puncaki Klasemen Liga Inggris

“Memang kami menginstruksikan untuk bermain bertahan. Tapi saya juga mempersiapkan counter attack, itu yang menjadi fokus kami,” tutur Syamsuddin.

Soal keberhasilan timnya melewati babak adu penalti, Syamsuddin menjelaskan bahwa selama persiapan menghadapi perempat final, timnya sudah mempersiapkan skema termasuk adu penalti sebagai langkah antisipasi apabila laga yang dihadapi berlanjut ke babak adu penalti.

Hasilnya penampilan pemain PSM cukup gemilang. Semua algojo mereka sukses menunaikan tugasnya termasuk kiper mereka, Hilman Syah yang sukses menghalau dua tendangan penalti pemain PSIS Semarang.

“Untuk adu penalti memang kami sudah persiapkan jauh-jauh hari, sejak dari Makassar sampai di sini lagi, kalau sampai terjadi adu penalti kami sudah siapkan siapa saja penendangnya,” jelas Syamsuddin. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *