Demi Ketahanan Keluarga Perempuan Harus Terus Lebih Adaptif

JAKARTA,Suara Merdeka.Com. – Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI. Dr. Hj. Siti Ma’rifah, MM., MH mengatakan kondisi pandemi Covid-19 sangat bersampak terhadap perekonomian terutama kaum perempuan.
Contohnya, penurunan pendapatan di satu sisi dan disisi lain konsumsi meningkat disebabkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH), menjadikan beban ekonomi dan aktifitas domestik perempuan bertambah.
” Apalagi melibatkan perempuan dalam penanganan Covid-19 adalah keniscayaan.”
Hal itu dikatakan Siti Marifah dalam. Seminar Nasional dan kunjungan lapangan terkait Perempuan dan Ekonomi kreatif di Jakarta, Sabtu, (21/5/4/2021/.
Lebih jauh dia menjelaskan, untuk menjaga ketahanan keluarga, masyarakat dan Negara, dengan kemajuan Ilmu pengetahuan dan tekhnologi hariini, perempuan adaptif dengan pemanfaatan media sosial untuk pengembangan diri, ekonominya dan ekonomi keluarganya, salah satunya melalui ekonomi kreatif dan UMKM.
Konfigurasi fakta, peluang, kendala dan tantangan perempuan , lanjut dia, sebagai Subyek dan penerima manfaat dari ekonomi kreatif ini tentu menarik untuk ditelisik Iebih dalam lagi agar dapat menjadi pembelajaran yang kongkrit bagi perempuan yang bergerak di sektor ekonomi kreatif, dengan menggali pengalaman para praktisi serta memahami regulasi dan kebijakan Negara dan Pemerintah akan di ketahui peta jalan ekonomi kreatif yg tepat khususnya bagi perempuan.(budi nugraha/69)

BACA JUGA :  Satgas Nemangkawi Gelar Trauma Healing ke Anak Anak di Ilaga Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *