Cegah Candu Gawai, Warga Wonorejo Dirikan Perpustakaan Dan Rumah Belajar Anak

Karanganyar – Khawatir dengan makin menurunnya minat baca dan kecanduan gawai di kalangan anak-anak, warga Paguyuban Waskito di Perumahan Bumi Wonorejo Indah, Gondangrejo, Karanganyar berinisiatif mendirikan perpustakaan sekaligus rumah belajar bagi anak-anak di lingkungan sekitar.

Pendiri perpustakaan dan rumah belajar anak Paguyuban Waskito, Eko Mulyono menuturkan, keinginannya ini dilatarbelakangi oleh semakin menurunnya minat membaca di kalangan anak-anak usia dini, yang disertai dengan makin terjajahnya anak-anak jaman now oleh gawai.

“Disadari atau tidak, minat baca anak-anak kita sekarang makin menurun. Apalagi ditambah era digital sekarang dimana anak-anak lebih akrab dengan gawai hampir setiap saat,” ujarnya, Sabtu (10/4).

Selain itu, di saat pandemi seperti sekarang dimana anak-anak sekolah belajar secara daring, membuat mereka semakin tidak bisa lepas dari gawai. “Rata-rata anak-anak belajar secara daring hanya dua sampai tiga jam. Tapi setelah itu mereka juga masih menggunakan gawai, bahkan bisa sampai malam,” tambah Eko.

Karena itu, dia berinisiatif mendirikan perpustakaan dan rumah belajar anak, untuk menggugah minat membaca buku sekaligus membantu mereka menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah masing-masing.

Eko menjelaskan, buku-buku di perpustakaan tersebut dibeli menggunakan uang pribadi. Jenis buku yang disediakan juga bervariasi, mulai dari komik, ensiklopedia, hingga pengetahuan umum. “Kalau untuk tenaga pengajar, anak-anak kita yang sudah di bangku kuliah bersedia secara sukarela membantu dan berbagi ilmu dengan adik-adiknya yang masih duduk di bangku PAUD, TK, maupun SD,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang sukarelawan tenaga pengajar di rumah belajar anak Waskito, Ayu, merasa senang bisa membantu untuk mengajari anak-anak membaca atau menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah.

Apalagi, lanjut guru di sebuah SMU di Solo ini, anak-anak sangat antusias dengan keberadaan perpustakaan dan rumah belajar Waskito. “Mudah-mudahan keberadaan perpustakaan dan rumah belajar anak ini bisa bermanfaat bagi lingkungan, terutama dalam meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak,” kata Ayu.

BACA JUGA :  Murid-murid, Ayo Ikuti Lomba Bercerita Tingkat SD/MI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *