Perangi Kemiskinan dan Kebodohan adalah Jihad Paling Relevan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Ermarini. (Foto istimewa)

JAKARTA- Merespons aksi kejahatan terorisme belakangan ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Ermarini menegaskan bahwa saat ini jihad yang paling relevan ialah memerangi kemiskinan dan kebodohan.

“Pada zaman Rasulullah dulu, jihad dengan berperang itu memang jelas mati syahid. Situasi umat Islam saat itu diperangi orang kafir, sehingga perlu mempertahankan diri. Kalau sekarang, di negara yang damai seperti Indonesia tiba-tiba menyatakan jihad, itu sedang memerangi siapa? Bukannya mati syahid, itu jelas mati sangit (hangus),” kata Anggia dalam keterangannya, belum lama ini.

Menurutnya, jihad paling relevan, islami, dan pasti bernilai pahala adalah jihad membebaskan diri dari kemiskinan, kebodohan, serta membantu kesulitan ekonomi orang lain.

“Ditambah lagi, di saat pandemi sekarang, jihad yang sebenar-benarnya adalah tertib protokol kesehatan dan ikut vaksinasi. Inilah jihad saat ini. Jangan justru disimplifikasi dan direduksi makna hakikatnya,” jelas Anggia.

Mendampingi Anak Anggia juga meminta para orang tua lebih perhatian pada anak-anak remajanya yang mulai memasuki usia sekolah dan kuliah. Menurutnya, pergaulan di lingkungan SMP, SMA, dan kampus harus diawasi betul, termasuk aktivitas organisasinya.

“Pelajaran dari Zakiah Aini, remaja perempuan yang meneror Mabes Polri, ternyata orang tuanya baru tahu anaknya terpapar paham radikal-ekstremis setelah mengecek akun instagramnya,” ungkap Anggia. (nu)

BACA JUGA :  PDIP Minta Anies Kaji Matang Rekomendasi Reuni 212 di Monas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *