Opick Datang, Kedalaman Menjelang.

Opick (tangkapan layar Opick).

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com — Anda boleh tidak suka Opick dengan puluhan alasan. Tapi Opick mempunyai berbilang jawaban, bahwa dia bukan sembarangan. Dia akan menumbangkan syakwasangka purba Anda kepadanya. Kepada laki-laki yang dipercaya jika sudah ditinggal pergi istri pertama, peruntungannya akan sirna.

Opick — paling tidak hingga saat ini — masih baik-baik saja. Berdiri tegak dengan segala kreatifitasnya. Buktinya, baru saja merilis Mini Album Digital “Wahai Pemilik Jiwa”, sekaligus membuktikan konsistensinya berkarya di jalur musik, yang mengajak dekat pendengarnya kepada Sang Maha Haq.

Dulu, dulu sekali, dia pernah mengatakan, “Kamu harus tetap berkarya meski yang beli cuman ibumu sendiri, juga adekmu sendiri. Jangan terlalu percaya dengan pasar, nanti Allah kasih rejeki. Feed back-nya Allah kasih berapapun, itu Allah yang atur,” katanya suatu ketika.

Berangkat dari keyakinan itulah, Opick, yang senang bukan kepalang saat mendapatkan kepercayaan menyimpan beberapa helai rambut Nabi Muhammad SAW, kembali menghadirkan mini album terkininya.

Dari 40 lagu yang diamiliki, Opick akhirnya hanya memilih enam lagu.

“Memang tidak mudah bikin album religi. Sebenarnya pengen tidak hanya di saat Ramadhan,” katanya secara virtual di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Opick menambahkan, masalah manusia saat ini bukan pada pandeminya.

“Tapi tidak menemukan Allah di semua sisi kehidupan. Jadi, jangan bingung. Temukan intinya. Intinya cuman Dia saja. Kalau engkau menemukan Dia, kau akan menemukan segalanya. Juga kegelisahan di sana,” katanya berfilosofi.

Opick berharap dari keenam singlenya ini, yaitu lndahnya Ramadhan, Jangan Tangisi, TanpaMu, Allahu Ya Karim, Sang Cahaya Kehidupan, dan Wahai Pemilik Jiwa mendapatkan tempat di hati pendengarnya.

BACA JUGA :  Peluang Kerjasama Indonesia-Korea dalam Pembangunan Ibu Kota Negara Perlu Dimaksimalkan

Mini Album “Wahai Pemilik Jiwa” bernaung di bawah label Forte Record.

Opick menambahkan, entah dengan cara ajaib apa, mini album ini akan menemu pendengarnya. Tersebab, selalu lagunya mudah dengar, liriknya mudah dipahami, tanpa kehilangan kedalaman. (Bb-69).

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *