Peluncuran Majalah Pariwisata Exploria, Anomali di Tengah Pandemi.

General Manajer Solia Zigna, Gusti Muchlis (kiri) berbincang dengan Pemred Majalah Exploria Bambang Mintosih dalam acara launching di hotel Solia Zigna, Rabu (7/4/2021). (SM/Istimewa).

SURAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Di tengah lesunya pariwisata akibat pandemi Covid-19, sekelompok pegiat wisata meluncurkan majalah pariwisata digital Exploria.

Launching diselenggarakan secara daring melalui media sosial di C&L Coffee Hotel Solia Zigna, Rabu (7/4/2021).

“Kami bikin semacam podcast, tapi kita siarkan langsung atau streaming melalui Facebook @Mintosih Bambang. Ada dialog, pemirsa bisa tanya jawab langsung,” kata Pemred Majalah Exporia, Bambang Mintosih.

General Manajer Solia Zigna, Gusti Muchlis, menyebut Exploria adalah salah satu bentuk langkah kreatif yang memiliki peluang membangkitkan pariwisata. Dia berharap Exploria akan digarap semakin serius dan profesional.

“Momen yang pas dengan semangat yang saat ini dimiliki oleh semua kota di Indonesia, bahkan dunia, yaitu membangkitkan pariwisata. Saya kira ini keputusan yang sangat bagus,” tambah Gusti.

Exploria merupakan majalah digital pariwisata model flipbook. Mengunjungi majalah ini layaknya membaca majalah dalam arti sebenarnya. Selain itu, pengunjung tidak perlu download aplikasi, melainkan hanya dengan meng-klik link.

Majalah Exploria bukan hanya mengangkat destinasi wisata, tapi juga variabel pendukungnya, seperti hotel dan penginapan, biro travel, kuliner, industri kreatif, dan lainnya.

“Exploria memposisikan diri sebagai agen wisata. Tugasnya ya mempromosikan pariwisata Indonesia, dan apa saja yang ada di sekitarnya. Jadi ini lingupnya nasional, bukan hanya Solo meskipun majalah ini lahir di Solo,” kata Ginanjar Rahmawan, bisnis developement Exploria.

Pemred Exploria Bambang Mintosih dan Bisnis Development Ginanjar Rahmawan saat memandu dialog internatif dalam acara launching Majalah Exploria, Rabu (7/4/2021). (SM/Istimewa).

Dia menambahkan tidak menutup kemungkinan Exploria kedepannya diedarkan dalam versi cetak untuk umum. Namun, saat ini versi cetak masih untuk kalangan terbatas (BB+69)

BACA JUGA :  Korlantas Polri Siap Gelar IT Road Safety Expo 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *