Tim Gegana Amankan Benda Mencurigakan di Terminal Purboyo Kota Madiun

Terminal Purboyo Madiun. (SM/istimewa)

MADIUN- Tim Gegana dari Batalion C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) mengamankan sebuah benda mencurigakan yang sempat membuat orang di lokasi tersebut takut, karena diduga membahayakanyang dan ditemukan di area tunggu penumpang di Terminal Purboyo, Kota Madiun, Jatim, Sabtu (3/4).

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan berdasarkan laporan, benda berupa karton yang diikat tali rafia hitam itu, ditemukan pedagang asongan pada Sabtu siang. Namun hingga malam hari benda tersebut masih berada di lokasi.

“Karena curiga dan membuat takut pengunjung terminal, maka keberadaan benda mencurigakan tersebut dilaporkan ke petugas terminal dan dilanjutkan ke polisi,” ujar AKBP Dewa, di Madiun, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu malam (3/4).

Menurut dia, pihaknya tidak mau berspekulasi terkait temuan benda mencurigakan itu. Polres Madiun Kota lalu berkoordinasi dengan tim Gegana untuk memastikan benda mencurigakan tersebut.

“Jadi saat ini benda mencurigakan itu telah diamankan oleh tim Gegana. Nanti pihak Gegana yang akan memastikan,” kata dia.

Hasil pemeriksaan dengan menggunakan alat X-Ray, kotak karton itu berisi tiga tumpuk benda tanpa ditemukan unsur rangkaian elektrik. Saat ini kotak tersebut telah diamankan oleh Tim Gegana Polda Jatim untuk diperiksa.

Akibat temuan benda mencurigakan tersebut, arus kedatangan penumpang bus di Terminal Purbaya, Kota Madiun sempat ditutup dan dialihkan. Pengelola terminal sempat meminta sopir bus menaikkan dan menurunkan penumpang di depan terminal. Penumpang juga diarahkan untuk menunggu kedatangan bus di depan terminal.

Petugas kepolisian juga memasang garis polisi atau “police line” di sekitar lokasi temuan benda tersebut. Polisi juga sempat melarang aktivitas di dalam terminal.

Kapolres menambahkan, belum diketahui isi dari benda mencurigakan tersebut. Namun, demi keamanan, pihaknya melakukan sterilisasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan.

BACA JUGA :  Kapolri Minta Tambahan Tenaga Kesehatan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *