Perluas Jangkauan Pemberdayaan Ekonomi, BAZNAS Luncurkan BAZNAS Microfinance Desa di Malang

Peluncuran BAZNAS Microfinance Desa. (Foto: BAZNAS)

MALANG, SuaraMerdeka- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program BAZNAS Microfinance Desa di Sawojajar, Malang, Jawa Timur (25/03/2021). Sebelumnya BAZNAS Microfinance telah menginisiasi 10 titik program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) yang tersebar di 8 provinsi dalam 9 kabupaten dan 1 titik program Integrasi di Matraman, Jakarta Timur.

BMD merupakan layanan keuangan mikro yang memiliki peran dalam memfasilitasi akses permodalan, pendampingan dan fasilitasi usaha kepada para pelaku usaha mikro. Hadirnya BAZNAS Microfinance di Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi mitra mustahik pelaku usaha mikro dalam mengatasi berbagai masalah dalam pengembangan usaha mikro mitra mustahik, terutama dalam mengatasi permasalahan permodalan.

“Adanya kemudahan akses permodalan tanpa bunga, diharapkan mampu membantu para pelaku usaha mikro terhindar dari berbagai pinjaman yang memberatkan dan tidak sesuai dengan syariat, sehingga hadirnya BMD bisa menciptakan para pelaku usaha mikro yang bukan hanya mandiri secara ekonomi, namun juga memiliki kemandirian ekonomi yang bertauhid,” ujar Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya secara daring dari Jakarta, pekan lalu.

Noor Achmad juga menjelaskan kehadiran BMD nantinya diharapkan mampu menjembatani para mitra mustahik pelaku usaha mikro untuk berintegrasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan usahanya.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak seperti kemitraan dengan muzaki, pengusaha–pengusaha yang telah sukses, pemerintah setempat, dan berbagai komunitas diharapkan mampu mencetak para muzaki dari musatahik–musathik pelaku usaha mikro yang telah dibina dan sukses dalam menjalankan usahanya,” jelas Noor Achmad.

Acara peresmian kantor BMD dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Jumlah peserta yang hadir di lokasi dibatasi maksimal 15 orang. Seluruh peserta yang hadir wajib menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak minimal satu meter. Selain itu, di lokasi juga disediakan tempat mencuci tangan.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Pastikan Distribusi Vaksi Merata di Seluruh Indonesia

Selain di lokasi kantor BMD Sawojajar, acara peresmian juga dilaksanakan secara online melalui kanal zoom meeting dan disiarkan langsung oleh BAZNAS TV via kanal Youtube. Turut hadir secara daring Ketua BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kepala Kemenag Kota Malang, Ketua MUI Kota Malang, Kepala KUA Kecamatan Kedungkandang, Camat Pakis, Danramil Kedungkandang, Lurah Bunulrejo, Lurah Pandanwangi, Kepala Desa Mangliawan, dan tokoh masyarakat setempat.

Turut hadir juga di lokasi secara langsung Kepala BMFi, Walikota Malang, Ketua BAZNAS Kota Malang, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Kota Malang, Camat Kedungkandang, Ketua MUI Kecamatan Kedungkandang, Kapolsek Pakis, Lurah Sawojajar, dan tiga orang mitra mustahik yang akan mewakili dalam serah terima modal usaha secara sumbolis. (bal/68)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *