Mental Pemain Persik Kediri Diuji Saat Bertemu PSS

Foto Liga Indonesia Baru

BANDUNG – Pertandingan kedua untuk Persik Kediri di Piala Menpora 2021 melawan PS Sleman Kamis (1/4) nanti, akan menjadi ajang uji mental pemain. Pelatih Persik Joko Susilo menyoroti mental bertanding pemain yang kerap bermasalah hingga potensi kemampuan terbaik dalam diri tak keluar.

Kondisi tersebut yang membuat Persik kandas dari Persebaya di laga awal setelah sebelumnya sempat unggul. Persik sudah mempersiapkan diri dengan waktu yang lebih lama dibandingkan PSS. Karena seperti diketahui pada pekan kedua Grup C Piala Menpora, Persik libur bertanding karena grup ini memiliki kuota lima tim.

“Evaluasi tentu di tim kami sendiri yang pertama, kembali sama seperti yang saya sampaikan di awal, bahwa mental adalah utama, lalu fisikal, taktikal. Secara tim di waktu satu minggu kemarin kita coba menaikkan tiga faktor itu dan Alhamdulillah kami melihat di lapangan progres menggembirakan untuk pelatih,” kata Joko Susilo.

Namun situasi di latihan dan pertandingan dikatakan akan berbeda. Oleh sebabnya PSS akan menguji mental pemain Persik Kediri sejauh mana mereka bisa berkembang. Bagaimana pun turnamen ini akan jadi pembelajaran awal untuk Persik. Memetakan bagaimana perlawanan tim Liga 1 karena sebelumnya Persik berkutat di Liga 2 dan Liga 3.

“Saya yakin siap tapi selalu saya tekankan kepada pemain bahwa di latihan akan berbeda dengan pertandingan. Tidak bisa menyebutkan sudah bagus kalau tidak dibuktikan di lapangan, saya katakan ke pemain semua mungkin meremehkan kita, maka kita yang bisa menjawab sebagai individu pemain dan tim,” imbuh pelatih yang karib disapa Gethuk ini.

Gethuk menyampaikan jika target Persik di Turnamen Piala Menpora ini adalah bagaimana tim bisa membentuk pondasi tim terlebih dahulu. Memang butuh waktu untuk mencapai itu, terlebih tim mengalami libur setahun dari pertandingan selama 2020 akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  Pemain Persija Marc Klok Resmi Jadi WNI

“Untuk membangun tim bisa sempurna perlu waktu, yang kami cari di sini di Piala Menpora sebagai persiapan pra musim, bagaimana mencari pondasi tim untuk liga, itu tugas dari manajamen yang dibebankan kepada saya dan klub,” ulas Gethuk. (lib)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *