Eclat Story; Vini, Vidi, Vici.

Eclat Story. (SM/Bb).

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com
Tidak semua (grup) band mempunyai dan mampu memproduksi album musik dengan kualitas yang bagus. Meski menggunakan studio rekaman yang sangat bagus, belum tentu hasil rekaman yang dihasilkan bagus.

Demikian sebaliknya, dengan studio rekaman yang biasa saja, atau tidak bagus, bukan berarti hasil produksi rekamannya tidak bagus.

“Dan diantara yang mampu memproduksi hasil rekaman dengan kualitas sound yang bagus, meski studio mereka sederhana itu adalah Eclat Story,” kata Steve Lillywhite, CEO Jagonya Musik dan Sport Indonesia (JMSl) di Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Steve menambahkan, sebagai produser musik yang makan asam garam memproduksi album musik, dia sangat paham sekali, bagaimana susahnya memproduksi album yang sound-nya berkualitas.

“Dan Eclat Story mampu membuktikan kualitas mereka dengan memproduksi album perdana mereka dengan baik sekali,” imbuh Steve, sembari mengajukan beberapa data, betapa luar biasanya Eclat Story.

Bukan tanpa sebab, Steve memuji Yeshua Abraham (vokal), Louis Xander (gitar) dan Yosua Gunawan (produser musik). Menurut dia, Eclat Story mempunyai syarat lengkap untuk menjadi besar.

“Suaranya vokalisnya bagus. Tapi, you need picture behind the voices. Ini adalah album band, bukan hanya penyanyi (solo). Sound dan vision mereka sangat luar biasa. Anda boleh mempunyai suara yang bagus, tapi tetap harus tetap menemukan sound yang pas, untuk menghasilkan produk yang luar biasa,” tekan Steve Lillywhite memberikan wawasan.

Dan kualitas sound yang bagus itu, masih menurut Steve, diimbangi dengan kemampuan musikalitas yang luar biasa oleh Eclat Story. Makanya dia angkat topi atas rilisnya album Bentuk Cinta. Dengan superhits self tittle; “Bentuk Cinta”.

Yosua Gunawan, bercerita, kehadiran Eclat Story dalam kazanah musik Indonesia, pada awalnya tidak serius. “Ngga ada visi jadi musisi profesional. Hanya for fun only. Tapi ternyata tanggapan di YouTube saat kami merilis beberapa single kamu bagus sekali,” katanya.

BACA JUGA :  Prambanan Jazz 2021 Menolak Mati.

Menyadari kualitas mereka yang terus berkembang, akhirnya Eclat Story memberanikan diri merilis album perdana ini, bekerja sama dengan KFC, sebagai distributor.

“Kita ngga ingin jadi cover artis terus,” imbuh Louis Xander. Untuk itulah akhirnya pelan-pelan, satu demi satu mereka menghasilkan single. Hingga akhirnya meledakkan single “Bentuk Cinta” yang superceria, tapi sesak makna itu.

“Single ini meledak pas kita dalam suasana Corona dateng. Jadi kami syukuri aja berkah Corona,” kata Yeshua Abraham.

Single “Bentuk Cinta” tercatat sudah ditonton 50 juta viewer di YouTube. Oleh karena itu, JMSl yang mengedarkan CD album ini di ratusan gerai KFC di seluruh Indonesia, mulai awal tahun 2021, sepertinya tidak kesulitan menjual album ini.

“Sampai saat ini KFC memili 750 store di seluruh Indonesia. Dan penjualan album ini sudah mencapai angka 75 ribu keping,” kata Jupri dari KFC Music.

Sebagai catatan tambahan, Steve Lillywhite lumayan akrab dengan Yeshua Abraham. Yeshua adalah penyanyi muda yang menang di Just Duet, ajang pencarian bakat di Net TV, yang menempatkan Steve sebagai salah satu jurinya, beberapa waktu lalu.

Yeshua sempat menjalani solo karier sebelum bergabung dengan Eclat Story, tahun 2018. Awalnya, Eclat Story bemama Bclat, didirikan tahun 2015, dan beranggotakan: Willy Angganiata, Clara Ayu Sheila, Jefia Jasson dan Louis Xander, serta Yosua Gunawan sebagai produser musik.

Dalam perkembangannya sejumlah personel keluar dan kini diberi nama Eclat Story, berkomposisi: Yeshua Abraham (vokal), Louis Xander (gitar) dan Yosua Gunawan (produser musik). Dengan tiga personel inilah Eclat Story mengibarkan karya yang dirangkum dalam album CD Bentuk Cinta.

Ada 10 lagu yang masuk dalam full album pertama mereka ini. Selain lagu “Bentuk Cinta”, beberapa single lainnya di album ini juga disukai banyak pencinta musik Tanah Air. Sebut saja: “Apa Yang Kan Terjadi”, “Bukan Hanya”, “Tak Mau Lama-Lama”. “’Tak Mau Jadi Temanmu” dan lainnya.

BACA JUGA :  26.000 UMKM Difasilitasi oleh Kominfo Untuk Menambah Pendapatan

Tampaknya Eclat Story dengan kemampuan musikalitasnya yang kuat, dibarengi kekuatan lirik yang memikat memang membuktikan ideom lawas; Vini, Vidi, Vici. (Bb-69).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *