Kemendikbud Gelar PKN Tingkat II dalam Masa Tatanan Kenormalan Baru

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Na’im (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II bagi para jajarannya. PKN ini adalah bentuk pengembangan kompetensi struktural manajemen di Kemendikbud dalam masa tatanan kenormalan baru.

“Kompetensi yang dikembangkan dalam PKN Tingkat II merupakan kompetensi kepemimpinan strategis, yaitu kompetensi manajerial Peserta untuk menjamin akuntabilitas jabatan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Na’im di Jakarta, kemarin.

Peserta PKN Tingkat II berjumlah 60 orang terdiri dari 50 orang dari Kemendikbud dan 10 orang peserta lainnya berasal dari Kepolisian 5 orang, BPK 1 orang, KPK 2 orang, Dinas Pendidikan Kota Cirebon, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kahiyang 1 orang.

Ainun mengatakan, dari pelatihan ini peserta dapat menyusun alternatif kebijakan yang memberikan solusi dari berbagai permasalahan dunia pendidikan. Dengan begitu, diharapkan strategi Kemendikbud lebih terintegrasi.

“Dan terwujudnya kapabilitas pada unit kerja untuk mencapai outcome organisasi,” katanya.

Adapun tema PKN Tingkat II ini ialah membangun kepemimpinan strategis untuk mewujudkan layanan pendidikan yang unggul. Salah satunya, dengan menciptakan kolaborasi pada seluruh stakeholders pendidikan.

“Kolaborasi, salah satunya kolaborasi pusat dan daerah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kebudayaan dalam tata kelola pemerintahan,” imbuhnya.

Selain itu, PKN juga dikembangkan pada sektor pemajuan kebudayaan, dan kepemimpinan dalam tata kelola pemerintahan yang efektif. Harapannya, terjadi peningkatan kemampuan literasi baik dalam bentuk budaya membaca, menulis dan ilmu pengetahuan.

PKN Tahap II merupakan tahap Taking Ownership yang dilaksanakan di instansi masing-masing peserta, mulai tanggal 2-7 April 2021. Evaluasi PKN Tingkat II terdiri atas evaluasi terhadap peserta, evaluasi tenaga pelatihan, evaluasi penyelenggaraan dan evaluasi pasca pelatihan. (nya/69)

BACA JUGA :  Agar Peserta Didik Aman Laksanakan PTM, Berikut Tahapan yang dilakukan Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *