Lima Kunci Sukses PO SAN di Tengah Berbagai Tantangan Termasuk Pandemi

BENGKULU, Suara Merdeka.Com.-
Jelajah Sumatra yang dijalani oleh Perpalz TV telah sampai di wilayah Bengkulu mulai Jumat, 19 Maret 2021. Dalam perjalanannya pada hari kelima ini, Perpalz TV seakan bernostalgia mengenai masa lalu saat perusahaan otobus Siliwangi Antar Nusa (PO SAN) pertama kali berdiri pada tahun 1978.
Dalam awal bisnisnya, PO SAN, tidak langsung menspesialisasikan diri sebagai operator bus penumpang. Sebagai rintisan bisnis awalnya justru sebagai angkutan barang dengan menggunakan kendaraan light truck (truk ringan).
Saat itu, pemilik PO SAN yakni Haji Hasanuddin Adnan berdalih dengan adanya jasa pengangkutan barang tersebut agar masyarakat Bengkulu tidak begitu terisolasi dari kota-kota lainnya. Atas tekad mengangkat martabat warga setempat, akhirnya ayah dari Kurnia Lesani Adnan ini meresmikan bus angkutan untuk masyarakat yang ingin menggunakan untuk berpergian.
Sejak beroperasi dari 31 tahun lalu, PO SAN ini sudah berkembang begitu pesat. Mulai dari awalnya melayani layanan antar jemput door to door, sampai saat ini PO SAN sudah memiliki rute tetap yakni melayani masyarakat untuk rute Bengkulu – Jakarta, Bengkulu – Padang, dan Bengkulu – Palembang.
Rute tersebut secara resmi dijalankan pada 1992, dan sampai saat ini PO SAN yang dirintis oleh Haji Hasanuddin Adnan ditangani oleh Kurnia Lesani Adnan yang merupakan putera ketiga dari beliau.

“Senang sekali Perpalz TV melalui #PerpalZGoesToSumatra# kini bisa menyambangi rumah kami sendiri dan berjumpa dengan ayahanda kami. Semoga tayangan-tayangan yang kami hadirkan nanti bisa terus memperkenalkan dan memberikan edukasi yang baik bagi masyarakat tentang kenyamanan angkutan transportasi darat,” ujar Kurnia Lesani Adnan (akrab dipanggil Sani).
Dalam masa pandemi seperti sekarang ini, PO SAN ingin membagikan semangat untuk bangkit kepada semua pengusaha otobus untuk bisa kembali menjalankan bisnisnya dengan keadaan regulasi new normal.
Dia juga ingin semua pengusaha otobus di Indonesia untuk terus memperhatikan keselamatan serta kenyamanan setiap pelanggan di mana hal tersebut merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai oleh operator bus.
Sani pun membeberkan 5 kunci kesuksesan PO SAN dalam melewati berbagai tantangan selama ini, terutama ketika pandemi Covid-19.
“Kami memegang teguh 5 Pilar dalam menjalankan bisnis ini yaitu akhlak, kejujuran, disiplin, tanggungjawab dan rasa memiliki atau sense of belonging,” ujar pria berkacamata yang sekaligus menjadi host dan pendiri Perpalz TV.

BACA JUGA :  PT Angkasa Pura II: Holding BUMN Pariwisata Bantu Industri Rebound Setelah Terhantam Pandemi COVID-19

Dia menambahkan, PO SAN di bawah kepemimpinannya akan selalu mengedepankan kenyamanan para konsumen dengan menyediakan armada bus terbaik dan fasilitas-fasilitas yang memanjakan mereka. 
Founder Siliwangi Antar Nusa (PO SAN), Hasanuddin Adnan mengatakan perihal bisnis angkutan bus ini, PO SAN pastikan sudah sangat banyak mengalami pasang surut. Poin penting dalam usaha yang menjadi kunci sukses hingga saat ini adalah PO SAN terus memberikan pelayanan yang terbaik, menghadirkan armada-armada yang terbaik, kru dan pengemudi yang ramah dan siap melayani konsumen. 
“Pandemi tentunya berdampak pada usaha PO SAN, tetapi kami percaya ini akan segera berlalu. Saat ini kami rasakan kondisi sudah mulai membaik, dimana penumpang sudah mulai kembali meskipun belum seperti semula. Pada musim mudik nanti kami sedikit punya harapan, terlebih pemerintah sudah membuka peluang untuk itu,” ujar Hasanuddin Adnan.
Hasanuddin Adnan menambahkan “Senang sekali kita bisa berkumpul kembali disini, semoga ini bisa jadi langkah baik dalam memajukan moda transportasi darat di Indonesia. Kami juga berharap dengan adanya aktivitas ini bisa jadi rekomendasi bagi masyarakat untuk mempercayakan moda transportasi darat sebagai alat transportasi andalan,” kata dia.
Saat ini PO SAN memiliki lebih dari 110 unit bus dari berbagai brand ternama dunia yakni Mercedes-Benz dan Scania.
PerpalZ TV sebuah channel YouTube yang membahas khusus dunia otomotif dan transportasi darat di Indonesia. Mengulik sejarah, teknologi, regulasi dan perkembangan dunia transportasi darat otobus Indonesia. PerpalZ TV telah membuat berbagai konten Youtube untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perkembangan industri transportasi darat di Indonesia, khususnya dunia Otobus.
Sejak diluncurkan video pertamanya pada 23 Juli 2020, PerpalZ TV telah mendapatkan 50 ribu subscriber, 4,6 juta views, memproduksi lebih dari 40 video, meraih penonton dari berbagai belahan dunia seperti Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Brunei dan berbagai negara lainnya.(budi nugraha/69)

BACA JUGA :  Citilink Bebaskan Biaya Reschedule ataupun Refund Bagi Penumpang Yang Terdampak Imbas Kemacetan Menuju Bandara Soetta

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *