Kemenperin Fasilitasi Penguatan Link and Match Sektor Pendidikan dan Industri

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Sekolah menengah kejuruan (SMK) berperan penting bagi penyediaan sumber daya manusia (SDM) industri nasional yang berkualitas. Untuk itulah, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memfasilitasi penguatan link and match sektor pendidikan dan industri sesuai amanat Presiden agar meningkatkan perekonomian melalui industri yang lebih kompetitif di kancah global.

“Dengan pendekatan yang semakin strategis dan komprehensif, kami berharap link and match antara SMK dengan industri bisa semakin optimal,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita pada Peluncuran Program SMK Pusat Keunggulan secara virtual di Jakarta, Rabu (17/3).

Kemenperin sangat mengapresiasi dan mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam program Merdeka Belajar episode kedelapan : SMK Pusat Keunggulan. Menperin menjelaskan bahwa SMK Pusat Keunggulan menjadi sangat penting karena penyempurnaan dari program-program sebelumnya.

“Oleh karena itu, kami mendukung adanya program ini. Kementerian Perindustrian sendiri dalam upayanya mendorong pembangunan SDM industri yang kompeten memiliki program pembangunan link and match lembaga pendidikan dengan industri,” jelasnya.

Selama tahun 2017 sampai 2020, Kemenperin telah memfasilitasi link and match antara 2.615 SMK dengan 856 perusahaan industri. Program ini didirikan dengan tujuan untuk mengakselerasi kebutuhan industri yang terus meningkat.

“Kami sangat menyadari vitalnya peranan SMK bagi penyediaan SDM industri. Karena ketersediaan SDM industri yang berkualitas sangat vital bagi perekonomian nasional,” tuturnya. (nya/69)

BACA JUGA :  Kemendikbud Tak Hendaki Lahirnya Lulusan yang Tidak Sesuai dengan Kebutuhan DUDI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *