Popularitas Ridwan Kamil di Pilpres 2024 Kian Meroket, Pepet Prabowo dan Salip Ganjar.

Ridwan Kamil. (SM/Doc).

BANDUNG, Suaramerdekajkt.com – Survei IndEX Research menempatkan elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terus meroket bahkan membayangi Prabowo Subianto dan menggeser Ganjar Pranowo.

Lonjakan popularitas Kang Emil dipengaruhi oleh beberapa kebijakannya sebagai Gubernur Jabar.

Peneliti IndEX Research Hendri Kurniawan mengatakan ada kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil dari survei pada November lalu.

Menurutnya, kenaikan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh beberapa kebijakannya sebagai Gubernur Jabar.

“Pak Ridwan Kamil ini relatif stabil, tapi memang dia ada kenaikan dibandingkan dari survei kami pada November 2020 lalu. Kenaikannya lumayan signifikan. Ini dipengaruhi kebijakan di daerahnya, itu asumsi kami karena itu tidak masuk dalam instrumen pertanyaan kami,” kata Hendri, Senin (15/3/2021).

Berdasarkan IndEX Research, elektabilitas Prabowo Subianto yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan masih menempati posisi teratas di angka 20,4 persen.

Adapun, Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil berada di posisi kedua dengan raihan elektabilitas sebesar 14,1 persen.

Di urutan ketiga, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meraih elektabilitas sebesar 13,5 persen.

Survei yang digelar IndeEX Research pada 25 Februari-5 Maret 2021 lalu itu, melibatkan 1.200 responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Pengambilan sampel dilakukan secara acak terhadap responden yang juga responden survei sebelumnya yang dilakukan sejak 2018.

Adapun, margin error lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Fenomena hasil survei terhadap elektabilitas Ridwan Kamil cukup menarik mengingat pada hasil survei bulan Mei dan November 2020 lalu, Ridwan Kamil hanya meraih elektabilitas berkisar di angka 7 persen-8 persen.

Selain itu, ujar Hendri, kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil turut dipicu aktivitas politiknya yang relatif tak berdinamika.

“Kalau Kang Emil nggak ada satu hal yang bersifat menyerang dan mendelegitimasi dia,” ujarnya.

BACA JUGA :  Trending di Twitter,  Raisa Model Iklan AMDK.

Menurut Hendri, tingkat elektabilitas dan popularitas kandidat capres 2024 dari kalangan kepala daerah punya fenomena yang hampir serupa. Karena itu, penting bagi kepala daerah untuk tetap menjaga popularitas dan elektabilitasnya dengan prestasi dan kinerja.

“Kalau kepala daerah yang elektabilitasnya relatif stabil ini karena program yang sudah dilakukan, tapi ini masih lama waktunya. Memang dibutuhkan menjaga, agar mereka punya ruang pemberitaan positif. Karena kalau negatif, popularitas tidak ekuivalen dengan elektabilitas. Ada kan yang dikenal, tapi tidak disukai dan dipilih, termasuk menjaga prestasi,” tutur Hendri.

Sebagai catatan, salah satu contoh kebijakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang heboh menggebrak publik dan dinilai solutif di tengah pandemi ini, yaitu gagasannya mengenai program Apartemen Ayam 4.0 yang dilengkapi teknologi super canggih.

Program tersebut ditujukan untuk mengurangi pengangguran, membangun kemandirian ekonomi dan menjaga ketahanan pangan.

Apartemen Ayam dibangun dengan teknologi canggih, dimana makanan, minuman dan kotoran ayam diatur serba mekanis, dikontrol via handphone dengan internet of things (IOT).

“Sesuai semangat zaman baru yang harus melek teknologi,” kata Ridwan Kamil.

Mekanisme yang canggih tersebut membuat peternakan yang dikembangkan warga ini terlihat bersih dan tak menimbulkan bau. Kotoran ayam dari Apartemen Ayam ini langsung difermentasi, sehingga menghasilkan nilai ekonomi.

Menurutnya, membangun Apartemen Ayam membutuhkan lahan yang tidak terlalu besar. “Lahan kecil 100 m untuk 5.000 ayam potong, dengan struktur 5 lantai. Modal 148 juta, per bulan penghasilan Rp 10 juta-Rp 20 juta,” pungkasnya. (Bb-69).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *