Penyaluran Langsung Dana BOS ke Rekening Sekolah Berhasil Kurangi Keterlambatan

Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Sistem penyaluran langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke rekening sekolah, berdasarkan data tahun 2020, berhasil mengurangi keterlambatan dan mendapatkan tanggapan positif dari sekolah maupun pemerintah daerah (pemda).

“Penyaluran BOS langsung ke rekening sekolah di tahun 2020 mengurangi keterlambatan rata-rata 32 persen atau sekitar tiga minggu lebih cepat dibandingkan tahun 2019,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, Kamis (11/3).

Mendikbud menyampaikan bahwa di tahun 2021, untuk pertama kalinya nilai satuan biaya BOS akan bervariasi atau majemuk sesuai karakteristik daerah masing-masing. Ia mencontohkan, di Kepulauan Aru, Maluku, alokasi dana BOS meningkat 40 persen.

Kemudian, di Kabupaten Intan Jaya Papua dana BOS naik 117-131 persen. “Ini adalah kebijakan yang menjunjung sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Selanjutnya, untuk pemanfaatan dana BOS tetap dapat dilakukan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan sekolah, termasuk untuk melengkapi daftar periksa pembelajaran tatap muka dan untuk mendukung implementasi Asesmen Nasional.

Berita baik lainnya juga muncul dari persentase pelaporan penggunaan dana BOS, pada Desember 2020 sebanyak 99 persen sekolah sudah melaporkan penggunaan dana BOS tahap 1.

“Ini adalah pencapaian yang menurut kami luar biasa, bahwa sekolah-sekolah sekarang membangun budaya transparansi. Kita juga mudahkan pelaporannya lewat teknologi,” ungkapnya. (nya/69)

BACA JUGA :  Dukung Percepatan Menuju UNS Berkelas Dunia Melalui Terobosan UNS Jawametrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *