Penggunaan Bahasa Ibu dapat Tingkatkan Hasil Belajar

SMJkt/Ist

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Direktur Program Inovasi, Mark Heyward mengatakan bahwa penggunaan bahasa ibu sebagai bahasa transisi pembelajaran memberikan kemudahan bagi anak-anak, hasil program rintisan inovasi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan juga organisasi serta beberapa yayasan menunjukan jika penggunaan bahasa Ibu terbukti dapat meningkatkan hasil belajar.

“Studi yang dilakukan oleh Program Inovasi pada 2019 di empat provinsi di Indonesia termasuk provinsi NTT secara konsisten menunjukan hasil belajar siswa kelas awal yang berbahasa ibu lebih mudah daripada menggunakan bahasa Indonesia dalam sehari-hari,” katanya.

Mark Heyward menambahkan bahwa hasil dari Badan Pusat Statistik pada 2010 mencatatkan bahwa hanya 20 persen populasi Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia dalam bahasa sehari-hari. Lebih dari 16 juta orang yang tidak dapat menggunakan bahasa Indonesia di mana 20 persen diantaranya adalah anak-anak berumur 5-9 tahun.

“Jadi, kalau bahasa Indonesia digunakan dalam kelas awal untuk anak-anak yang belum fasih berbahasa Indonesia, mereka pasti bingung dan tidak dapat belajar dengan baik,” ungkapnya.

Mark Heyward menguraikan hal lain yang perlu diperhatikan dalam mendukung penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran kelas awal, yakni pengembangan kapasitas guru. Menurutnya, perlu dipastikan bahwa guru-guru memiliki kapasitas untuk mengajar anak-anak yang menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa transisi.

Pengembangan kapasitas guru berbasis kelompok kerja guru (KKG) adalah salah satu cara yang sudah terbukti, sehingga perlu terus dikembangkan. Selain itu, ketersediaan buku bacaan dalam bahasa Ibu merupakan hal yang sangat penting.

“Saya ketahui bahwa kantor bahasa NTT telah menerbitkan beberapa judul buku dalam bahasa Ibu. Ini tentu saja merupakan sesuatu yang menggembirakan dan memberikan kesempatan untuk belajar dengan baik kepada anak-anak,” tuturnya. (nya/69)

BACA JUGA :  Dirjen Dikti Apresiasi Pembagunan Laboratorium PLTS dan Ina Cors ITERA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *