Transformasi Digital Perlu ditunjang Banyak Ahli di Era Revolusi Industri ke-4

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang PS Brodjonegoro (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, Suaramerdekajkt.comHuman resources dan talent pool perlu disiapkan dengan sebaik mungkin untuk mendorong perbaikan dan kemajuan di sektor industri manufaktur. Oleh karena itu, transformasi digital perlu ditunjang oleh banyak ahli dalam bidang digital khususnya di era revolusi industri ke-4.

“Untuk mendukung human resources tersebut kita juga harus mendukung dunia usaha di Indonesia agar bisa berpartisipasi di dalam revolusi industri ke-4 dan transformasi digital,” ujar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang PS Brodjonegoro.

Dukungan terhadap dunia usaha yang ada di Indonesia untuk berpartisipasi dalam revolusi industri ke-4 juga merupakan salah satu upaya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

“Jadi tidak sepenuhnya bergantung kepada teknologi yang didatangkan dari luar, di situlah kita berharap local content akan meningkat dan adopsi teknologi terutama Big Data dan Internet of Thing (IoT) akan makin dikuasai oleh ahli-ahli yang berasal dari Indonesia sendiri,” terangnya.

Bambang menjelaskan bahwa Big Data dan IoT menjadi dua komponen sangat penting di era revolusi industri ke-4 dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia. Big Data dan IoT menjadi sebuah keahlian yang banyak diminati.

“Hal ini menjadi sebuah keyakinan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar melainkan juga bisa menjadi pelaku dalam transformasi digital,” jelasnya. (nya/69)

BACA JUGA :  KKN, Mahaasiswa UNU Purwokerto Gelar Sosialisasi Covid 19 Hingga Santunan Anak Yatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *