Lowongan CPNS Guru Tidak Ada, Guru Honorer Sedih Bercampur Kecewa

SMJkt/Ist

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Guru honorer dan guru-guru muda sedih bercampur kecewa mendengar kabar bahwa lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 tidak memuat lowongan untuk guru. Oleh karena itu, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) berharap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim penuhi janjinya membuka seleksi guru CPNS pada 2021 ini.

Sebab, P2G yakin, pemerintah daerah (pemda) akan antusias mengajukan formasi guru jika formasinya CPNS bukan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) semuanya seperti sekarang. Karena status Guru PNS yang berbeda dari Guru PPPK.

“CPNS lainnya masih tetap dibuka, kenapa lowongan Guru PNS yang ditutup? Padahal Januari lalu Mas Menteri berjanji akan tetap membuka rekrutmen guru CPNS 2021,” kata Kabid Advokasi Guru P2G, Iman Z. Haeri melalui keterangan tertulis, Jumat (26/2).

Iman mengungkapkan bahwa P2G dari awal meminta dengan sangat ke Mendikbud, Komisi X, Kemenpan RB, dan BKN agar seleksi Guru PNS 2021 dan seterusnya tetap dibuka. Padahal hasil rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X dengan Kemdikbud, Kemenpan RB, BKN, Kemenkeu, dan Kemendagri pada 18 Januri 2021 juga memuat rekomendasi agar seleksi guru CPNS tetap dibuka pada 2021 dan seterusnya.

“Dibukanya seleksi guru PNS bersama PPPK dalam rangka memenuhi darurat kekurangan Guru ASN di sekolah negeri,” ungkapnya.

Iman menambahkan, jika ini tidak diseriusi Kemendikbud, maka darurat kekurangan guru ASN akan makin bertambah dan jangka panjang akan dirasakan.

Selain itu, P2G juga mengingatkan dan menagih janji Dirjen GTK Kemendikbud, yang akan memberikan pelatihan-pelatihan daring kepada para calon guru PPPK yang berniat mengikuti seleksi PPPK. Pelatihan terkait dengan pemenuhan seleksi kompetensi dasar bagi calon guru PPPK yang akan diselenggarakan pemerintah.

BACA JUGA :  Rekor dalam Sejarah, Bukti Guru Honorer dapat Kesempatan Luas dan Adil

“Para guru yang berminat menjadi PPPK menanti sampai Februari 2021 ini belum ada pelatihan sebagaimana yang dijanjikan Dirjen GTK Kemendikbud. Para guru sangat mengharapkannya,” pungkas Iman yang merupakan guru Pendidikan Sejarah ini. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *