Sinergi Kampus dan Industri Jadi Perantara Berakselerasi dalam Mengakses Pasar Dunia

Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam (SMJkt/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com – Sinergi antara kampus dan industri dalam pendidikan mampu membantu menyediakan wadah pelatihan bagi perguruan tinggi di dunia kerja sehingga mampu menyiapkan lulusan yang unggul dan menciptakan lapangan perkerjaan. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam.

Dalam peresmian peluncuran program Entrepreneurship Training Centre (ETC) Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Diponegoro (Undip) PT Charoen Phokpand Indonesia pada Senin (22/2). Nizam menjelaskan bahwa program ETC ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka untuk mewadahi mahasiswa Undip mendapatkan pengalaman pembelajaran langsung dari industri.

“Mari bersama kita bergandengan tangan dalam menyiapkan masyarakat dan lulusan perguruan tiggi yang unggul serta bersama dalam menciptakan dunia kerja yang lebih baik demi membangun Indonesia yang maju dengan pengalaman yang dimiliki selama program magang,” jelas Nizam.

Menurutnya, sinergi antara kampus dan industri menjadi perantara untuk saling memperkuat dan berakselerasi dalam menciptakan lapangan kerja dan mengakses pasar dunia. Selain itu, adanya teknologi menjadi lompatan dalam perkembangan pembangunan industri di Indonesia sehingga dapat melahirkan startup Indonesia yang dapat bersaing dengan negara-negara di dunia, dilihat dari peta startup Indonesia berada di urutan ke-5 di dunia.

“Saya sangat mengapresiasi atas kerja sama sinergi antara pendidikan tinggi dan dunia kerja harus dilakukan dengan sangat kuat sehingga melahirkan manusia unggul dengan kesamaan visi dan misi antara kedua belah pihak sehingga mewujudkan Indonesia yang lebih baik melalui SWIFT (Shared vision, Win-win, Inisiatif, Fast Result and Trust),” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama mengatakan melalui program Entrepreneurship Training Centre memberikan pelatihan kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja sehingga membantu mahasiswa dalam mengadapi dunia kerja yang sebenarnya.

BACA JUGA :  Tidak Ada Perubahan SKB, Sekolah Bisa Terapkan PTM Terbatas Sedikit Demi Sedikit

“Tantangan pada dunia kerja tidak hanya berhenti sampai pada menyiapkan tenaga kerja yang siap terjun, tetapi harus setingkat lebih maju dengan menyiapkan mahasiswa sebagai pencipta lapangan tenaga kerja yang dibekali dengan ilmu selama mengikuti program Entrepreneurship Training Centre,” kata Yos.

Yos menambahkan melalui program ini dapat menggambarkan arah lulusan Undip setelah selesai melakukan studi, sehingga Undip berusaha mempersiapkan lulusan yang komplit dengan kemampuan yang dimiliki selama di perguruan tinggi dan mengikuti program ETC. (nya/69)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *