Mengagumkan, Gedung Asrama Putri UIII Garapan Hutama Karya Setara Hotel Bintang Lima

Dok. Hutama Karya

DEPOK – Memasuki bulan kedua di tahun 2021, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus melanjutkan pembangunan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN), salah satunya pembangunan Student Apartemen Building (Female Block I) Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Gedung asrama perempuan garapan Hutama Karya ini dibangun dengan kualitas standar internasional setara hotel berbintang.

Pembangunan gedung asrama memakan waktu selama 560 (lima ratus enam puluh) hari kalender yang sudah dimulai sejak 19 Desember 2019 lalu dan diperkirakan rampung pada akhir Juni 2021 mendatang.

Gedung asrama wanita yang berada di lingkungan institusi pendidikan Universitas Islam Internasional Indonesia, akan menjadi salah satu fasilitas kampus yang dipergunakan bagi para mahasiswi nantinya. Kampus UIII memang digadang-gadang menjadi cikal bakal kampus kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Ferry Ferbrianto mengatakan bahwa proyek gedung asrama senilai 120 Miliyar ini digarap sepenuhnya oleh perusahaan atau Non Joint Operation (NJO).

“Hutama Karya sudah memiliki pengalaman dalam pembangunan gedung. Tentunya kami akan mengutamakan kualitas yang unggul, serta fokus pada Quality, Health, Safety and Environment. Selain itu, ketepatan waktu delivery juga merupakan goals dari kami selaku kontraktor. Kami juga mendesainkan secara khusus pembangunan gedung asrama wanita ini yang memiliki kelas setara dengan hotel berbintang, serta memiliki standar sertifikat green building material guna memberikan kenyamanan bagi penghuni asrama nantinya,” ujar Ferry Febrianto, dikutip dari laman Hutama Karya.

Lebih lanjut Ferry menyampaikan bahwa ditengah situasi pandemi, Hutama Karya bekerja sama dengan BP2JK Balai Metropolitan Jakarta Kementerian PUPR selaku owner proyek membentuk Tim Satgas Gabungan Covid-19 guna melakukan langkah preventif dalam mencegah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA :  Hutama Karya Ciptakan Program Mandiri Pangan

Di lingkungan proyek ini, seluruh pekerja wajib menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari pemerintah, seperti menerapkan 3M dan melakukan tes rapid & swab pada semua pelaku pembangunan proyek.

Selain itu, pada lingkungan proyek juga disediakan tempat cuci tangan di beberapa titik, melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala ke seluruh area konstruksi, memberikan vitamin C secara berkala kepada para pekerja, serta melakukan pengecekan suhu sebelum dan sesudah masuk area proyek.

Dalam proses pembangunan Student Apartemen Building, Hutama Karya telah menyelesaikan hampir 80% proses pembangunan, dengan pengerjaan meliputi konstruksi struktur bangunan hingga pemasangan instalasi mekanikal, elektrikal, dan sistem plumbing.

Ada pula pekerjaan pembangunan yang masih dalam tahap finishing diantaranya pekerjaan arsitektur yang meliputi fasade bangunan, pasangan bata unit, pekerjaan plafond, pekerjaan lantai, pekerjaan cat, serta pemasangan lift unit.

Bangunan 8 lantai ini nantinya akan memiliki 32 kamar pada setiap lantainya, yang diantaranya lantai 1 terdapat 14 kamar dosen dan 2 kamar khusus disabilitas, lantai 2 sampai dengan lantai 8 terdapat kamar asrama mahasiswi, sehingga total kamar pada bangunan tersebut mencapai 224 kamar, dengan kapasitas dapat menampung sebanyak 240 orang.

Dalam pembangunan tersebut, Ferry menyampaikan bahwa Hutama Karya telah menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) dalam pengerjaannya.

“Pada era 4.0 ini, Hutama Karya sudah mewajibkan setiap proyek yang digarap agar menggunakan BIM, salah satunya dalam pembangunan gedung asrama putri milik UIII. Selain membantu dari segi desain maupun perencanaan bangunan, dengan BIM ini kami bisa lebih efisien dalam proses pembangunan proyek” tutup Ferry Febrianto, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Menurut Bogo Yustanto selaku kepala proyek, Pembangunan Gedung Asrama Wanita UIII ini memiliki beberapa tantangan di antaranya desain fasad bangunan yang cukup unik serta mengharuskan sistem gedung terkoneksi dengan sistem kawasan.

BACA JUGA :  Sheima Kosmetik Lokal Berkandungan Antibakteri.

Gedung Asrama Wanita UIII diharapkan akan berfungsi dengan baik dalam mendukung dunia pendidikan tinggi di Indonesia, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang tinggal di daerah kawasan UIII, serta meningkatkan mutu pendidikan.  Hutama Karya turut bangga karena dapat menjadi bagian dalam membangun salah satu fasilitas Kampus Islam bertaraf internasional di Indonesia. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *