Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Pedagang Pasar Tanah Abang

Presiden Jokowi didampingi Menkes Budi G. Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara massal, di Pasar Tanah Abang, DKI Jakarta. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA- Pemerintah secara resmi memulai tahapan kedua Program Vaksinasi COVID-19, Rabu (17/02) yang ditandai dengan vaksinasi massal kepada pedagang di Pasar Tanah Abang, DKI Jakarta. Sebelumnya, sejak 14 Januari lalu, Pemerintah telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama dengan sasaran sumber daya manusia (SDM) kesehatan sebanyak 1,46 juta orang.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta, Rabu (17/02/), meninjau pelaksanaan vaksinasi massal hari pertama yang diselenggarakan oleh Kemenkes dan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ini. Vaksinasi ini direncanakan akan berlangsung selama enam hari.

“Tahapan yang kedua yang dimulai hari ini di Pasar Tanah Abang DKI Jakarta atas kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan (Pemerintah) Provinsi DKI Jakarta. Kita memulai vaksinasi untuk pelayan publik dan pekerja publik,” ujar Presiden usai peninjauan, dilansir laman Setkab.

Vaksinasi tahap kedua ini, ungkap Presiden, ditujukan untuk 16,9 juta orang di seluruh Indonesia, ditambah 21,5 juta orang untuk kelompok masyarakat lanjut usia (lansia).

Terkait pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Blok A Pasar Tanah Abang, Presiden menilai bahwa manajemen pelaksanaannya berjalan dengan sangat baik.

“Kita harapkan para pekerja publik/pelayan publik, baik itu aparat keamanan, para pedagang pasar, wartawan, atlet, juga pekerja-pekerja di toko dan mal, semuanya akan divaksinasi,” ujarnya.

Tak hanya di DKI Jakarta, imbuh Presiden, vaksinasi juga dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia. “Ini akan berjalan, setelah di Provinsi DKI Jakarta, akan berjalan di provinsi-provinsi yang lain sehingga kita harapkan nanti jumlah yang divaksin setiap hari akan naik secara drastis,” ujarnya. (red)

 

BACA JUGA :  Pandemi Lahirkan Banyak Inovasi, Pelaku Industri Paparkan Tantangan dan Gagasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *