“ Love Story ” Hidup Kembali di Vokal BCL.

BCL/Ist.

JAKARTA, Suaramerdekajkt.com — Waktu berubah dan manusia ikut berubah di dalamnya. Demikian halnya dengan Bunga Citra Lestari. Yang terkini, setelah waktu menempa dan memaksanya menjadi dewasa, BCL mematangkan emosinya dengan merilis single terkininya berjudul Love Story (Where Do I Begin) milik penyanyi legendaris, Andy Williams.

Dengan kemampuan vokal terjaga, lirik ; //Where do I begin/ To tell the story of how great a love can be/The sweet love story that is older than the sea/The simple truth about the love she brings to me/ Where do I start// mengalir dengan indah sekali.

Single yang diagarap bersama BASH Music Company, itu seperti menghidupkan kembali lagu yang dulu pernah dipopulerkan pada tahun 1971.

Awal ketertarikan BCL terhadap lagu ini, sepenceritaannya, terjadi pada saat perayaan konser tunggalnya pada 2017 lalu, bertajuk “ It’s Me BCL Concert ”.

Saat itu ia mempersembahkan lagu ini special untuk mantan Presiden Republik Indonesia yang ke-3 yang juga terlihat mengisi deretan bangku penonton paling depan, almarhum BJ Habibie.

Dibalut dengan aransemen yang fresh dan modern oleh Ronald Steven, ditambah dengan karakter suara dan cara bernyanyi BCL yang khas, lagu ini terdengar seperti lahir kembali dengan tampilan yang lebih masa kini.

Emosi single ini, menurut dia, begitu terasa karena memang, apa yang coba digambarkan oleh lagu ini betul-betul memiliki kedekatan yang begitu erat dengan kisah hidupnya.

Atau jika kita baca, setelah kepergian suami tercintanya, Asraf Sinclair beberapa waktu lalu. Single ini menjadi semakin kuat kimiawinya dengan nuansa kebatinan BCL.

Di tambah gambar “Kupu-kupu” pada artwork single ini, menurut BCL mengisyaratkan sebuah metafora. Yaitu sebuah penggambaran dirinya yang saat ini sedang dalam proses menyiapkan diri untuk berbagai kemungkinan terbaik di masa yang akan datang.

BACA JUGA :  Realitas “Blur”, Banyak Orang Gagal Bedakan Fakta atau Fiksi.

Intinya, perlahan BCL bertransformasi dari kepompong menjadi kupu-kupu yang begitu penuh warna. Dengan segenap kekuatan, dan kedalamannya.

Dengan bergerak berlahan, melangkah maju dan mulai memugar kembali mimpi-mimpinya satu demi satu. “Intinya, ini fase berproses yang harus saya tempuh secara perlahan, untuk bisa kembali berdiri dan berlari lagi nantinya,” kata BCL di Jakarta, Jumat (12/2/2021). (Bb-69).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *