Biogreen Science Luncurkan Bio Diabeguard untuk Lawan Diabetes

SM/Istimewa

JAKARTA – Biogreen Science meluncurkan Bio Diabeguard, sebuah produk yang diformulasikan untuk membantu mengontrol dan menurunkan tingkat gula darah. Produk ini diciptakan dengan memaksimalkan kombinasi empat bahan aktif alami yang terbuat dari tanaman asli Indonesia dan India.

CEO Biogreen Science Ferry Lesmana Atmadja menyatakan Bio Diabeguard diciptakan dengan memaksimalkan kombinasi empat bahan aktif alami yang memiliki manfaat dalam menjaga gula darah. “Yaitu momordica charantia fructus, curcuma longa rhizome, cinnamomum burmanii cortex, dan gymnema sylvestre folium,” ujarnya dalam acara new year recognition day (NYRD) lewat aplikasi zoom, Satu (6/2/2021).

Momordica charantia fructus, atau pare, mengandung karantin dan polipeptida-P yang memiliki fungsi mengontrol gula darah dan meningkatkan produksi insulin dalam pankreas. Adapun curcuma longa rhizome, atau kunyit, mengandung senyawa bernama kurkumin yang bermanfaat untuk membantu tubuh mengontrol tingkat glukosa dan melawan infeksi serta peradangan.

“Cinnamomum burmanii cortex, atau kayu manis, mampu menurunkan kadar gula dalam darah karena memiliki sifat antihiperglikemik,” kata Ferry.

Tanaman yang sering digunakan sebagai bumbu masak tersebut juga memiliki manfaat membantu kinerja sistem pencernaan sehingga kadar gula dapat dicerna dengan lebih baik dan terkendali. Gymnema sylvestre folium, atau jimnema, merupakan tanaman asal India.

Dalam kitab teknik pengobatan tradisional India (Ayuverda) tanaman ini disebut dengan nama gurmar, yang memiliki arti penghancur gula. Studi yang dilakukan oleh University of Mumbai menyebutkan bahwa gymnema membantu tubuh menjaga tingkat gula darah dan meningkatkan kontrol glikemik pada penderita diabetes tipe 2.

Untuk diketahui, diabetes menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Data Kementerian Kesehatan tahun 2019 menyebutkan bahwa ada 10,7 juta penderita diabetes di Indonesia, membuat Indonesia berada diperingkat 7 dalam daftar negara dengan jumlah penderita diabetes teringgi di dunia.

BACA JUGA :  Jabar Perkuat Rumah Sakit Rujukan Covid-19 meski Tingkat Keterisian Turun

Diabetes sangat berbahaya karena melakukan kerusakan pada tubuh secara diam-diam. Diabetes bisa memicu komplikasi dan membuat penderitanya terserang berbagai penyakit mematikan seperti stroke,gagal ginjal,dan serangan jantung.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskerdas) Kementerian Kesehatan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa baru sekitar 25% penderita diabetes di Indonesia yang menyadari bahwa dirinya menderita diabetes.

Segala manfaat yang diberikan oleh keempat bahan aktif alami yang terkandung dalam Bio Diabeguard dapat membantu pengguna untuk mencegah bermacam hal buruk yang ditimbulkan oleh diabetes.

Bio Diabeguard tidak hanya untuk penderita Diabetes,tapi juga untuk para anak muda yang terbiasa memakan makanan instan dan tinggi gula. (J10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *