Warga Wakafkan Tanah, Pemda Diminta Bantu Jalan

BUMIAYU-Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama sepakat mewakafkan sebidang tanah di tepi Waduk Penjalin untuk pembangunan Kampus Winduaji-Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Rencananya, sesuai hasil rapat di SMK Maarif Paguyangan, Jumat (29/1) tanah hak milik itu akan diwakafkan melalui Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Jawa Tengah.
Ketua Panitia Persiapan Pendirian dan Pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama (P4UNU) di Desa Winduaji, Nurokhman Takwad mengungkapkan, proses wakaf sebidang tanah hasil swadaya masyarakat itu tengah dalam proses oleh notaris. “Kami tengah melengkapi berkas administrasi dari LWPNU dan proses balik nama sertifikat,” ujar Nurokhman.
Dia mengatakan, P4UNU juga tengah melaksanakan pembangunan fisik, ruang perkuliahan. “Hasil swadaya masyarakat sudah sangat maksimal. Tentu pada gilirannya pemerintah daerah dapat turut serta membantu pembangunan khususnya untuk infrastruktur jalan,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan konkrit pemerintah daerah Kabupaten Brebes dalam pembangunan akses masuk ke Kampus Winduaji akan mempercepat pertumbuhan pembangunan, pendidikan dan perekonomian di Kabupaten Brebes. “Masyarakat desa telah bahu membahu memberikan kontribusinya, tentu kami sangat mengharapkan partisipasi Ibu Bupati,” ujarnya.
Nurokhman mengatakan, akses jalan menuju Kampus Winduaji sepanjang 700 meter itu belum beraspal. Meskipun, sejumlah aktivitas mahasiswa sudah sering dilaksanakan di lokasi tersebut. “Pekan besok kami akan melakukan perataan lahan menggunakan doser, kami rasa bantuan infrastruktur jalan sekarang ini sangat tepat guna,” ujarnya.(K24)
BACA JUGA :  Jelang Tutup Tahun, Pangsa Pasar Daihatsu Naik Menjadi 17,8 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *