LPPM Baznas Luncurkan Buku Profil Balai Ternak

Supervisi program balai ternak Baznas. (SM/Dok)

JAKARTA, SuaraMerdeka- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan buku Profil Program Balai Ternak Baznas yang disiarkan Baznas TV, Senin (25/1). Buku tersebut disupervisi Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM).

Pimpinan Baznas Saidah Sakwan mengatakan, dilaunchingnya buku ini menjadi kabar baik bagi para pihak yang terlibat dalam pemberdayaan peternak mustahik di berbagai daerah di Indonesia. “Atas nama pimpinan, saya mengapresiasi dilaunchingnya buku Profil Program Balai Ternak Baznas. Saya yakin ini bisa menjadi kabar baik bagi para pendamping, komunitas, kepala desa dan Baznas daerah,” ujar Saidah.

Pihaknya juga optimistis dengan keberadaan LPPM yang sudah mampu membantu mengentaskan kemiskinan meski baru dibentuk tiga tahun lalu. Selama tiga tahun ini, LPPM sudah menjangkau sembilan provinsi untuk pemberdayaan peternak mustahik.

“Walau balai ternak menginjak tiga tahun, tetapi menurut saya balai ternak yang merupakan instrumen pemberdayakan mustahik ini dapat memadukan berbagai strategi pendampingan dan asesmen.

Saya lihat pendampingan mulai dari hulu hingga ke hilir, bagaimana peternak mendapatkan saprona (sarana produksi ternak), bagaimana peternak mendapakan harga ekonomi yang baik,” ungkapnya.

“Ini kalau kita konsentrasi betul mendampingi peternak mustahik, maka balai peternak akan jadi korporasi peternakan,” imbuhnya.

Pimpinan Baznas Saidah Sakwan. (SM/Dok)

Lebih lanjut, Saidah mengemukakan bahwa korporasi peternakan sudah menjadi sebuah keniscayaan yang harus dibentuk agar efisiensi. “Korporasi jadi keniscayaan LPPM, satu desa satu kandang. Dengan demikian dunia peternakan menjadi efisien. Kita tak bisa bargaining karena kita tak membentuk korporasi, harusnya LPPM nanti menuju kesana,” jelasnya.

Pada acara yang dibarengi Talkshow dan Bedah Buku: Jejak Kemandirian Peternak tersebut, turut hadir antara lain Plt Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Wahyu TT Kuncahyo dan Kepala LPPM Baznas RI Ajat Sudarjat.

BACA JUGA :  BAZNAS Buka Sekolah Virtual Peternak

Ajat Sudarjat mengemukakan, buku yang diluncurkan tersebut menyajikan banyak hal yang berhubungan dengan pemberdayaan peternak mustahik, pendampingan dan asesmen. Pihaknya berharap buku ini akan jadi inspirasi bagi peternak dan masyarakat umum supaya usaha peternakan yang dijalankan semakin berkembang, tujuannya supaya peternak yang awalnya masih mustahik nanti bisa berubah jadi muzaki.

“Kami ingin sampaikan bahwa tujuan kita di awal target ada prosesnya. Ini proses yang kita gambarkan dalam buku ini. Mudah-mudahan cerita yang ada di buku jadi inspirasi buat kita,” kata Ajat. (ami/69)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *