Produsen Kopi Kapal Api Imbau Masyarakat Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

Para pegawai PT Santos Jaya Abadi membentangkan spanduk berisikan motivasi agar tak putus asa di tengah pandemi Covid-19. (SM/istimewa)

KARAWANG, SuaraMerdeka- PT. Santos Jaya Abadi (SJA), produsen Kopi Kapal Api, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan sehingga bersama-sama bisa melewati pandemi Corona atau Covid-19.

Ajakan tersebut disampaikan General Manager Operational PT. SJA, Novilia Astan. Selain itu, Novilia menegaskan jika pihaknya juga ingin meluruskan pemberitaan tentang karyawan PT. SJA yang positif Covid. Dikatakannya, mengenai pemberitaan di media massa tentang 71 karyawan PT. SJA yang positif Covid-19, dapat disampaikan bahwa saat ini terdapat 25 orang karyawan yang sedang menjalani isolasi mandiri (dengan status Individu Tanpa Gejala).

“Kepada Bupati Karawang (Cellica Nurrachadiana) yang berkunjung ke pabrik pada Jumat (8/1) telah pula disampaikan bahwa perusahaan sudah melakukan tracking dan tracing terhadap 25 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan terhadap seluruh karyawan yang kontak erat dengan karyawan tersebut. Kami lakukan testing menggunakan rapid tes dan dilakukan PCR test terhadap hasil rapid test yang reaktif. Seluruh area kerja karyawan tersebut juga telah dilakukan sterilisasi secara berulang kali,” kata Novilia Astan, Selasa (12/1/2021).

“Untuk 25 karyawan kami yang terkonfirmasi positif Covid, sesuai arah Bupati mulai Jumat (8/1) malam, sudah kami lakukan isolasi mandiri di hotel di daerah Karawang,” imbuhnya.

Sedangkan bagi keluarga karyawan yang terpapar corona, pihaknya juga melakukan penanganan dengan melakukan swab antigen. Ke-25 karyawan yang isolasi mandiri di hotel juga sudah diberikan obat-obatan, vitamin, antioksidan dosis tinggi, serta disiapkan tenaga medis untuk memantau kesehatan mereka selama menjalani isolasi mandiri.

“Selain itu juga telah dilakukan tracing dan tracking kontak untuk memastikan semua dalam kondisi aman,” katanya lagi.

Langkah tersebut diambil sesuai dengan ketentuan tracking tracing yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

BACA JUGA :  Jogja Didorong Tingkatkan Konversi Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19

Sementara itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pandemi, PT. Santos Jaya Abadi telah melakukan bantuan berupa pengiriman masker senilai Rp 60 juta untuk para TKI di Hong Kong. Selain itu, pada pertengahan Maret 2020 telah mengirimkan bantuan berupa 1 kontainer antioksidan dosis tinggi.

“Saat Covid-19 mulai merebak di Indonesia, PT. Santos Jaya Abadi, Februari telah bergerak cepat dengan membentuk squad Gugus Tugas melawan Covid 19, yang berkerja independen dari management PT. Santos Jaya Abadi karena bagi kami Kesehatan dan keselamatan karyawan merupakan prioritas pertama kami. Demi menjaga physical distancing dan pembangunan infrastruktur yang mengacu pada protokol kesehatan Covid-19, perusahaan melakukan partial WFH,” paparnya.

Jauh sebelum pandemi, lanjut dia, video conference sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari.  Selain itu juga membagikan thermometer badan kepada seluruh karyawan agar mereka bisa memonitor suhu tubuhnya secara mandiri.

“Kami juga mengembangkan aplikasi online Cek Kesehatan Mandiri (CKM). Setiap hari, setiap karyawan di wajibkan melaporkan kondisi kesehatannya secara online sebelum mereka masuk kerja. Bahkan melaporkan bila sempat contact dengan siapapun yang terpapar Covid-19.

Panduan, anjuran dan ketentuan protokol kesehatan yang diberikan Kemenkes menjadi SOP dasar dari Gugus Tugas dalam melaksanakan amanahnya,” jelasnya.

Langkah-langkah pengamanan, dipastikan pihaknya juga telah dilakukan. Baik untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawan dan keluarganya, maupun memastikan tidak terdapat dampak negatif terhadap kepastian distribusi, sistem ekonomi dan finansial.

“Kami menyadari bahwa produk-produk Kopi Kapal Api merupakan bagian penting dari keseharian konsumen. Karena itu kami pastikan bahwa seluruh produk Kapal Api diproduksi melalui proses produksi yang memenuhi semua standar kualitas dan keamanan pangan dan terhadap karyawan kami juga menerapkan standart kesehatan dan keselamatan kerja,” ujarnya. (red)

BACA JUGA :  Pelaksanaan PPKM di Brebes Dinilai Berjalan Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *