Korban Bencana Alam Dirawat di Kampus Winduaji *Simulasi Penanganan Bencana Alam

BUMIAYU-Belasan korban bencana longsor mendapatkan pertolongan pertama dari puluhan anggota Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satkaryon Paguyangan di Kampus Winduaji-Universitas Nadlatul Ulama Purwokerto, Jumat (8/1). Hal itu tampak dalam simulasi penanganan bencana alam yang digelar oleh Bagana Satkaryon Paguyangan di Kampus Winduaji-Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto.

Kepala Unit Bagana Satkaryon Paguyangan, Miftakhudin mengungkapkan, simulasi penanganan bencana itu dilakukan untuk melatih dan mempersiapakan anggota untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

“Unit Bagana mengajak anggota Banser untuk melatih dan mempersiapkan diri untuk terjun ke masyarakat,” ujar Miftakhuddin kepada wartawan, Minggu (10/1).

Dia mengatakan, latihan kali ini lebih fokus ke pelatihan penanganan pertama terhadap korban bencana alam yang mengalami patah tulang. “Rencananya tiap bulan kami melakukan pelatihan agar kami siap siaga terjun ke masyarakat membantu mereka yang membutuhkan.”

Miftakhuddin menjelaskan, fungsi utama Bagana sebagai perangkat organisasi GP Ansor dan Banser sebagai wadah untuk melakukan aksi-aksi sosial-kemanusian penanggulangan bencana. “Ahamdulillah sejauh ini sudah berjalan, beberapa kali melakukan kegiatan membersihkan tanah longsor di sejumlah titik,” ujarnya.(K24)

BACA JUGA :  Luar Biasa, Kejaksaan Agung dan Unsoed Bangun 8 Ruang Lingkup Kerjasama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *