Masyarakat Cinta Masjid Indonesia Konsisten Jaga Keberagaman di Tanah Air

Pelantikan pengurus Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Kepulauan Riau. (SM/istimewa)

JAKARTA, SuaraMerdeka- Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) terus menunjukkan sikap dan jalurnya yang konsisten dalam menjaga keberagaman di Tanah Air. Menurut Ketua Umum MCMI Wishnu Dewanto, pihaknya ingin bangsa dan negara Indonesia terus bersatu dan tidak terpecah belah.

“Salah satunya lewat tata kelola masjid yang bisa menjadi sebuah bagian dari upaya bela negara dan membawa masyarakat hidup saling berdampingan dan saling menghargai,” kata Wishnu Dewanto pada acara pengukuhan DPW MCMI Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (19/12).

MCMI, lanjut Wishnu, juga akan melakukan berbagai kegiatan positif dan membuat masjid di seluruh Indonesia menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat muslim. “Kami akan berupaya membuat masjid menjadi rumah yang nyaman dan aman buat semua umat Islam, dan ini yang harus ini kita gelorakan,” tutur Wishnu.

Pada kegiatan tersebut, Dewan Penasihat MCMI Budi Karya Sumadi ikut memberikan sambutan secara virtual. Budi yang juga menjabat Menteri Perhubungan ini memberikan pesan kepada pengurus MCMI dan peserta orientasi nasional tata kelola masjid untuk bela negara.

“MCMI harus terus menjadi pengayom ke-bhinekaan negeri ini, masjid diharapkan bisa menjadi perekat untuk memperkuat upaya bela negara,” kata Budi.

Di Kepulauan Riau, kini tujuh kabupaten/kota sudah memiliki kepengurusan MCMI. Pelantikan dilakukan pimpinan DPW MCMI Kepulauan Riau, Andy Sulistio Susanto. Andy berharap kepada para pengurus dapat menunaikan kewajiban organisasi. Selain itu, sebagai bentuk kecintaan kepada masyarakat dalam mengembangkan permberdayaan ekonomi, sosial, budaya serta ilmu pengetahuan.

“Kami melihat potensi besar yang ada di Kepri sangat perlu untuk didongkrak mengingat Kepri adalah provinsi yang masih muda belia namun mempunyai sumber-sumber untuk digali dan dikelola masyarakat,” terangnya.

BACA JUGA :  Kuota Sentra Vaksinasi UNIQLO di Tangerang Targetkan 2.500 Orang Per Hari

Dengan terbentuknya MCMI di seluruh kota di Kepri, sudah dapat dipastikan akan bersinergi dengan pemerintah dalam program bagi masyarakat dan memberikan terobosan yang inovatif.

“Keterlibatan kami di Kepri salah satunya menjadikan fungsi masjid sebagai wadah ukhuwah bukan untuk memecah belah umat,  apalagi dijadikan tempat berkembangnya radikalisme dan intoleran yang sekarang menjadi konsentrasi khusus pemerintah pusat,” ujar Andy. (bal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *