Ketua Wantim MUI Sampaikan 3 Poin Penting Visi MUI

JAKARTA,Suara Merdeka.Com.- Silaturahmi Pimpinan Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Periode 2020-2025 digelar secara virtual pada Jumat malam (18/12/2020). Tujuan diselenggarakannya silaturahmi ini adalah untuk saling mengenal antarpimpinan Dewan Pertimbangan serta untuk mendapatkan arahan dari ketua Dewan Pertimbangan MUI, sebagai kerangka dalam mengemban tugas.

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH. Maruf Amin menjelaskan bahwa ada 3 hal yang perlu diselaraskan agar terdapat kesamaan sudut pandang dalam menyikapi perumusan visi MUI. Pertama adalah terkait dengan Manhaj, untuk dirumuskan secara konkret cara berfikir dan cara pergerakannya agar tidak terjebak pada ifrath (kebablasan) ataupun tafrith (bersikap gegabah).

Kedua yakni menyangkut koordinasi gerakan, dimana bila MUI disepakati sebagai Imamah Institusionaliyah atau Imam di antara ormas Islam. Dalam hal ini, maka seluruh keputusan yang dihasilkan oleh MUI haruslah merupakan hasil keputusan yang juga disepakati oleh ormas-ormas Islam di bawah naungan MUI. Ketiga ia juga menyampaikan terkait pokok-pokok gerakan perlindungan, penguatan, dan juga penyatuan negara dan umat.

Selain daripada itu, ia juga berpesan agar pikiran-pikiran dan keputusan yang dirumuskan oleh Dewan Pertimbangan dapat dikonsultasikan dengan Dewan Pengurus harian sehingga keduanya dapat bersama membangun MUI dengan lebih baik lagi.

“Saya kira supaya tidak merupakan keputusan sepihak saja sebab hal-hal yang harus dikerjakan bersama. Walaupun rumusan pokoknya ada di Dewan Pertimbangan tapi eksekusinya detailnya tentu ada di Dewan Pengurus Harian. Itulah saya ingin membuat situasi yang baru, saling mengisi sesuai fungsinya jangan melewati seperti yang digariskan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PDPRT),” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof Dr Syafiq A. Mugni, Ketua MUI Masduki Baidlowi, dan Masykuri Abdillah, serta seluruh jajaran kepengurusan Dewan Pertimbangan MUI periode 2020-2025.(bn/69)

BACA JUGA :  Komisi III DPR Kawal Kasus Rizieq Agar Diproses Terbuka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *